Antrean Panjang BBM di Aceh Tengah Masih Terjadi di Sejumlah SPBU
Sri Widya Rahma June 23, 2026 05:54 PM

Laporan Wartawan Tribungayo Alga Mahate Ara | Aceh Tengah

TribunGayo.com, TAKENGON - Antrean pembelian bahan bakar minyak (BBM) masih terjadi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh, hingga Selasa (23/6/2026). 

Sementara itu, sebagian SPBU justru tampak sepi akibat kehabisan stok.

Kondisi ini terjadi meski Pertamina menjamin pasokan BBM dalam keadaan aman. 

Pantauan wartawan TribunGayo.com di lapangan menunjukkan antrean cukup panjang di SPBU Jalan Paya Ilang dan Jalan Lintang. 

Sementara itu, SPBU Kemili diketahui kehabisan stok BBM jenis Pertalite, meski demikian, kendaraan tetap mengantre di sepanjang sisi jalan karena BBM jenis Solar masih tersedia.

Baca juga: Stok BBM Pertalite, Bio Solar dan Pertamax 92 Kosong di SPBU Lawe Desky Aceh Tenggara

Pengakuan Warga Aceh Tengah

Salah seorang warga Pegasing, Aceh Tengah yang tengah mengantre BBM, Kurniawan kepada wartawan TribunGayo.com, Alga Mahate Ara pada Selasa (23/6/2026), mengungkapkan kondisi yang dialaminya.

"Tadi malam saya antre di SPBU Jalan Lintang sampai hampir 30 menit. Kalau ada yang tidak antre, biasanya karena SPBUnya kosong, dan cuma ada Pertamax," ujarnya.

Menurutnya, jika tidak ada antrean, umumnya SPBU tersebut dalam kondisi kehabisan stok.

Diketahui, antrean BBM di Aceh Tengah telah terjadi sejak kenaikan harga Pertamax pada 10 Juni lalu. 

Sejak saat itu hingga kini, antrean terlihat di hampir semua SPBU di wilayah Aceh Tengah. 

Baca juga: Kasus Korupsi SPBU Bumdesma Bener Meriah Bergulir di Tipikor, Direktur PRGE Bakal Jalani Persidangan

Tanggapan Pihak Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut

Menanggapi kondisi ini, Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw menyampaikan penyebab utama antrean di SPBU.

Menurutnya, tingginya konsumsi Pertalite di beberapa titik menyebabkan produk tersebut terserap dengan cepat dan berpotensi menimbulkan kepadatan di SPBU pada jam-jam tertentu.

"Untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi, Pertamina terus menjaga penyaluran BBM agar tidak terputus dengan melakukan pengiriman produk secara rutin setiap hari sesuai kebutuhan dan alokasi yang telah ditetapkan," ujarnya.

Ia menambahkan, rata-rata penyaluran harian BBM jenis Pertalite dan Solar ke wilayah Aceh Tengah pada periode Juni 2026 mencapai sekitar 108 kiloliter per hari. (*)

Baca juga: Imbas Peralihan ke Pertalite, Antrean Panjang Kendaraan Mengular di SPBU Lawe Kihing dan Kuning

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.