Laporan Wartawan Tribun Gayo Rasidan | Gayo Lues
TribunGayo.com, BLANGKEJEREN - Ruas jalan provinsi yang menghubungkan Blangkejeren dengan Pining, tepatnya di Desa Badak, Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh, terendam banjir dan lumpur pada Selasa (23/6/2026).
Kondisi tersebut mengganggu kelancaran arus lalu lintas bahkan sempat menyebabkan akses jalan lumpuh total.
Baca juga: Jembatan Darurat Aih Bobo Gayo Lues Putus Dihantam Banjir, Kendaraan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Berdasarkan pantauan wartawan TribunGayo.com, banjir terjadi setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras.
Tanggul pengaman sungai dilaporkan jebol sehingga air meluap dan kembali merendam sejumlah rumah warga serta ruas jalan penghubung Blangkejeren-Pining.
Untuk membantu masyarakat, personel Polres Gayo Lues menyiapkan satu unit truk dan satu unit mobil pikap guna mengangkut warga serta pengguna jalan yang hendak melintasi genangan banjir, baik dari arah Blangkejeren menuju Pining maupun sebaliknya.
Selain itu, petugas kepolisian juga membantu pengendara sepeda motor yang mogok di tengah genangan air, mengatur arus lalu lintas, serta membantu warga, termasuk bapak-bapak dan ibu-ibu yang hendak menyeberangi lokasi banjir.
Kapolres Gayo Lues, AKBP Hyrowo melalui Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas), AKP Syafriandy kepada wartawan TribunGayo.com, pada Selasa (23/6/2026), membenarkan bahwa personel Polres Gayo Lues diterjunkan ke lokasi untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir.
“Kami menyiapkan satu unit truk dan satu unit mobil pikap milik Polres Gayo Lues untuk membantu warga dan pengguna jalan melintasi genangan air.
Polisi hadir ditengah-tengah masyarakat saat terjadi bencana untuk membantu warga, selain itu juga petugas kepolisian mengatur arus lalu lintas dilokasi banjir, guna untuk menghindari kemacetan dan hal-hal yang tidak diinginkan," jelasnya.
Baca juga: Banjir Putuskan Jalan ke Desa Pasir Putih Gayo Lues, Warga Terancam Terisolasi
Sementara itu, salah seorang warga Desa Badak, Kecamatan Dabun Gelang, Gayo Lues, Mukmin mengatakan bahwa hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut menyebabkan banjir, lumpur, serta gelondongan kayu terbawa arus hingga menutupi badan jalan.
Akibatnya, arus lalu lintas sempat lumpuh total.
Menurutnya, setelah air mulai surut, warga memberanikan diri melintasi ruas jalan tersebut meskipun arus air masih cukup deras.
Beberapa sepeda motor bahkan sempat mogok karena menerobos genangan dengan kedalaman mencapai lutut orang dewasa.
Secara terpisah, warga lainnya, M Ali mengatakan bahwa banjir tidak hanya merendam badan jalan, tetapi juga masuk ke sejumlah rumah warga.
"Tadi malam saat hujan deras dan air mulai naik, warga mulai panik dan memilih untuk mengungsi ke tempat lain, namun saat ini arus lalu lintas mulai lancar dan normal kembali, meskipun air sungai itu masih mengalir di ruas jalan itu," katanya. (*)
Baca juga: Jalan Blangkejeren - Babahrot yang Lumpuh karena Banjir Kembali Lancar, Butuh Diaspal