Kutukan Juara Piala Afrika Kembali Menghantui Piala Dunia 2026
Drajat Sugiri June 23, 2026 05:57 PM

TRIBUNNEWS.COM - Status sebagai juara Afrika ternyata belum menjadi jaminan sebuah tim mampu berbicara banyak di ajang Piala Dunia.

Sejarah mencatat, hanya segelintir juara Piala Afrika yang berhasil melampaui fase grup Piala Dunia.

Nigeria pernah melakukannya pada edisi 1994 dan 2014, sementara Senegal menjadi wakil terbaru yang mampu menembus babak gugur pada 2022.

Di luar itu, banyak tim yang datang sebagai penguasa Afrika justru gagal menunjukkan performa serupa ketika tampil di panggung sepak bola dunia.

Terbaru, Senegal yang merupakan juara Piala Afrika 2021 berpotensi menambah daftar panjang tersebut.

Senegal yang berasal dari Grup I menelan dua kekalahan beruntun yang membuat peluang mereka lolos ke fase gugur semakin berat.

Pada pertandingan pertama, Senegal harus mengakui keunggulan Prancis dengan skor 1-3, Rabu (17/6/2026).

Nasib serupa kembali mereka alami saat menghadapi Norwegia. Senegal kalah tipis 2-3 di MetLife Stadium, New Jersey, Amerika Serikat, Selasa (23/6/2026).

Baca juga: Klasemen Grup I Piala Dunia 2026: Prancis dan Norwegia Lolos ke 32 Besar, Senegal-Irak Terjepit

EUFORIA PIALA DUNIA - Maluku menjadi salah satu daerah yang punya euforia besar menyambut gelaran piala dunia. Tak terkecuali menyambut Piala Dunia 2026 yang akan digelar di tiga negara sekaligus, Meksiko, Amerika Serikat dan Kanada.
EUFORIA PIALA DUNIA - Maluku menjadi salah satu daerah yang punya euforia besar menyambut gelaran piala dunia. Tak terkecuali menyambut Piala Dunia 2026 yang akan digelar di tiga negara sekaligus, Meksiko, Amerika Serikat dan Kanada. Status juara Afrika tak menjamin kesuksesan di Piala Dunia. Senegal terpuruk, sementara Maroko menjaga peluang untuk mematahkan kutukan tersebut. (TribunAmbon.com)

Prediksi Optimistis Berbanding Terbalik dengan Realita

Kondisi yang dialami Senegal saat ini berbanding terbalik dengan prediksi yang sebelumnya disampaikan Ketua Juventus Club Indonesia Chapter Banten, Arizki Ramadoni.

Dalam podcast Tribunnews di kantor Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah, Arizki menilai Senegal memiliki materi pemain yang cukup kuat untuk melangkah jauh di Piala Dunia 2026.

"Sadio Mane akan jadi andalan di sisi kiri, di sisi kanan ada Ismaila Sarr."

"Terus di belakang ada Mendy dan pokoknya sebenarnya Senegal ini sangat-sangat potensial dengan label juara Piala Afrikanya gitu kan, walaupun dicopot."

"Senegal pasti akan bisa berbicara jauh gitu di Piala Dunia kali ini."

"Apalagi kalau berbicara ranking FIFA, Senegal ini peringkat 15 ya, dalam artian hanya kalah dengan Maroko yang menjadi lawannya di final yang penuh drama kemarin sampai dicabut gelarnya."

"Tentu ini menjadi momen untuk membuktikan sekali lagi bahwa Senegal bisa berbicara di level internasional," kata Arizki.

Baca juga: Piala Dunia 2026 Punya Cerita: Habis Cristiano Ronaldo, Giliran Dukun Ghana Jampi-jampi Harry Kane

Sebelum Piala Dunia 2026 dimulai, Senegal memang menjadi salah satu tim Afrika yang cukup diperhitungkan.

Meski sempat terseret kontroversi setelah gelar juara Piala Afrika 2025 dicabut dan kemenangan diberikan kepada Maroko melalui keputusan walkover (WO) 3-0, kualitas skuad Senegal tetap dianggap berada di level atas.

Generasi saat ini dinilai sebagai salah satu yang terbaik yang pernah dimiliki Senegal.

Kehadiran pemain-pemain berpengalaman seperti Sadio Mane, Edouard Mendy, hingga Kalidou Koulibaly menjadi modal besar untuk bersaing di level tertinggi.

Selain itu, Piala Dunia 2026 juga menjadi penampilan ketiga beruntun Senegal di turnamen empat tahunan tersebut, sebuah pencapaian bersejarah bagi negara Afrika Barat itu.

Harapan Lolos Masih Ada

Meski situasinya tidak ideal, Senegal belum sepenuhnya kehilangan peluang untuk melaju ke fase berikutnya.

Format Piala Dunia 2026 yang memberikan tiket kepada delapan tim peringkat ketiga terbaik masih membuka jalan bagi Senegal untuk lolos ke babak 32 besar.

Namun, Senegal wajib meraih kemenangan saat menghadapi Irak pada pertandingan terakhir grup, Jumat (26/6/2026).

Tidak hanya itu, mereka juga perlu memperbaiki selisih gol yang saat ini berada di angka minus tiga agar peluang lolos tetap terjaga.

Dengan kondisi tersebut, laga kontra Irak akan menjadi penentuan nasib Senegal sekaligus ujian apakah mereka mampu mematahkan kutukan yang kerap menghantui para juara Afrika di ajang Piala Dunia.

Maroko Lebih Baik

Di sisi lain, kondisi berbeda dialami Maroko yang berstatus juara Piala Afrika 2025.

Maroko masih menjaga peluang untuk mematahkan tren buruk yang kerap menghantui para juara Afrika di ajang Piala Dunia.

Dibanding Senegal, perjalanan Maroko sejauh ini terbilang lebih menjanjikan.

Mereka saat ini menempati peringkat kedua klasemen Grup C dengan koleksi empat poin dari dua pertandingan.

Perolehan poin Maroko sebenarnya sama dengan Brasil yang berada di puncak klasemen.

Namun, Brasil unggul dalam selisih gol sehingga berhak menempati posisi teratas Grup C.

Selain Senegal dan Maroko, negara yang pernah juara Piala Afrika peserta Piala Dunia 2026 meliputi Mesir, Ghana, Pantai Gading, Aljazair, Republik Demokratik Kongo, dan Tunisia.

(Tribunnews.com/Isnaini)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.