SURYA.CO.ID - Saat sakit, rasa tidak nyaman atau nyeri pada bagian tubuh tertentu seringkali datang tiba-tiba dan mengganggu.
Selain melakukan ikhtiar medis dengan berobat ke dokter, umat Islam juga dianjurkan untuk melakukan ikhtiar batin.
Salah satunya adalah dengan mengamalkan doa kesembuhan untuk diri sendiri sebagaimana yang pernah diajarkan oleh Rasulullah SAW.
Dalam tradisi Islam, mengadukan rasa sakit kepada Allah SWT adalah bentuk penghambaan sekaligus keyakinan bahwa hanya Dia-lah Yang Maha Menyembuhkan.
Rasulullah SAW memberikan tuntunan praktis bagi siapa saja yang merasakan nyeri di bagian tubuhnya agar bisa memohon kesembuhan secara mandiri.
Baca juga: Bacaan Doa untuk Orang Meninggal: Arab, Latin, dan Artinya Lengkap
Tuntunan doa ini berawal dari sebuah riwayat Imam Muslim yang bersumber dari sahabat Utsman bin Abil ‘Ash RA.
Dikisahkan bahwa Utsman pernah mengadu kepada Rasulullah SAW mengenai rasa sakit yang dideritanya pada bagian tubuh tertentu.
Mendengar keluhan tersebut, Rasulullah SAW tidak hanya memberikan simpati, tetapi juga memberikan amalan doa.
Hal ini sebagaimana dikutip oleh Imam An-Nawawi dalam kitabnya, Al-Adzkar, sebagaimana dijelaskan dalam laman Nahdlatul Ulama (NU).
Berdasarkan hadits tersebut, berikut adalah langkah-langkah yang bisa Anda lakukan saat merasakan sakit pada bagian tubuh:
1. Letakkan Tangan: Tempelkan tangan Anda tepat pada bagian tubuh yang terasa nyeri atau sakit.
2. Membaca Basmalah: Bacalah kalimat "Bismillah" sebanyak tiga kali.
3. Membaca Doa Perlindungan: Bacalah doa berikut ini sebanyak tujuh kali.
Berikut adalah lafal doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW:
بِسْمِ اللَّهِ (3x)
(Bismillāh) 3x
Artinya: "Dengan nama Allah."
Dilanjutkan dengan membaca:
أَعُوذُ بِاَللَّهِ وَقُدْرَتِهِ مِنْ شَرِّ مَا أَجِدُ وَأُحَاذِرُ (7x)
(A‘ūdzu billāhi wa qudratihī min syarri mā ajidu wa uhādziru) 7x
Artinya: "Aku berlindung kepada Allah dan kuasa-Nya dari keburukan apa yang kurasakan dan kukhawatirkan."
Mengutip penjelasan dalam kitab Al-Adzkar karya Imam An-Nawawi, amalan ini menunjukkan bahwa seorang hamba dapat langsung memohon perlindungan kepada Allah tanpa perantara saat sedang terdesak oleh rasa sakit.
Membaca "Bismillah" tiga kali merupakan bentuk penyerahan diri (taslim) kepada Allah, sementara membaca doa perlindungan sebanyak tujuh kali merupakan bentuk permohonan yang sungguh-sungguh agar penyakit tersebut diangkat dan dijauhkan dari hal-hal yang mengkhawatirkan.
Kesimpulan
Menjaga kesehatan adalah kewajiban, namun saat ujian sakit datang, seorang muslim diajarkan untuk bersabar dan berdoa.
Dengan mengamalkan doa yang diajarkan Rasulullah SAW ini, diharapkan muncul ketenangan batin yang dapat mempercepat proses pemulihan fisik.
Jangan lupa untuk tetap berkonsultasi dengan tenaga medis jika sakit berlanjut, karena Islam mengajarkan keseimbangan antara doa dan pengobatan.