BOLASPORT.COM - Hakim Danish menghadirkan rasa bangga yang luar biasa kepada negaranya yaitu Malaysia usai berhasil memenangkan Moto3 Ceko 2026.
Moto3 Ceko 2026 yang bergulir di Sirkuit Brno sepanjang akhir pekan kemarin menjadi momen yang istimewa bagi seorang Hakim Danish yang tampil kompetitif.
Andalan MT Helmets-MSI tersebut mengawali perjuangan pada lomba 16 lap ini dengan tidak mudah setelah posisi startnya di urutan ke-2 dibatalkan.
Karena kedapatan melambat saat sesi kualifikasi, Danish pun harus turun posisi start di urutan ke-14, bersama 3 pembalap lainnya yang mendapat hukuman serupa.
3 pembalap itu adalah talenta asal Indonesia Veda Ega Pratama (Honda Team Asia), Guido Pini (Leopard Racing), dan Rico Salmela (Red Bull KTM Tech3).
Kendati mendapatkan sanksi turun hingga 12 posisi, Danish tetap tidak menyurutkan mentalitasnya untuk merangsek ke barisan depan sejak awal.
Kontak yang terjadi antara Brian Uriarte (Red Bull KTM Ajo) dan Maximo Quiles (Aspar Team) berhasil dimanfaatkan rider 18 tahun itu untuk melejit.
Alhasil, Danish mengamankan kemenangan dengan dibuntuti Uriarte dan Quiles yang secara berurutan ada di posisi ke-2 dan 3.
Kemenangan Danish menambah daftar catatan rookie atau pendatang baru yang tampil kompetitif pada seri ke-9 ini meski mendapatkan hukuman.
Peningkatan posisi yang signifikan juga diukir Veda yang harus menjalani start dari urutan ke-20 dari posisi semula yaitu 8.
Rider asal Gunungkidul, Yogyakarta itu juga tampil menonjol dengan sempat meramaikan zona podium pada pertengahan lomba.
15 rider berhasil dilewati Veda atau membuatnya menjadi orang terbanyak yang berhasil menikung lawan pada seri ini dengan finis di urutan ke-5.
Laman media social X (Twitter) MotoGP pun menyoroti Veda dan angkat topi atas manuver-manuver ciamik yang telah dia tunjukkan sepanjang lomba.
Meski demikian, tajuk utama pekan ini adalah kemenangan Danish yang sudah tentu disambut gembira oleh mentornya Zulfahmi Khairuddin.
Legenda MotoGP Malaysia yang pernah meraih 2 podium di kelas Moto3 musim 2012 itu tak bisa menyembunyikan rasa senangnya atas hasil yang didapatkan Danish.
"Alhamdulillah, ini adalah kemenangan yang sangat membanggakan," kata Zulfahmi, melalui siaran ZKRacing.
"Jujur saja, saya tidak menyangka Hakim Danish mampu memenangkan balapan Grand Prix sedini ini di musim ini karena ini adalah musim pertamanya di Moto3."
"Namun, saya selalu percaya pada kemampuannya," tuturnya menambahkan.
Lebih lanjut, Zulfahmi menilai kemenangan rekan setim Ryusei Yamanaka ini menjadi bukti bahwa Negeri Jiran memiliki banyak talenta motorsports yang menjanjikan.
"Hari ini ia membuktikan bahwa pembalap Malaysia mampu bersaing dan menang dalam balapan yang sangat sulit di panggung dunia," ucap Zulfahmi.
"Sepanjang minggu ini Danish telah menunjukkan potensi yang luar biasa, dia sangat cepat di Sirkuit Brno meskipun ini adalah pertama kali balapan di sini."
"Saya sangat bangga dan ingin mengucapkan selamat kepadanya atas pencapaian yang sangat istimewa ini."
"Lebih manis lagi, kemenangan ini menempatkan Malaysia pada level yang berbeda di dunia motorsport."
"Saya selalu yakin bahwa negara kita memiliki banyak talenta motorsport, jadi, yang kita butuhkan adalah program yang stabil," tuturnya menambahkan.