Marc Marquez resmi memperpanjang kontrak dengan tim pabrikan Ducati Lenovo hingga musim MotoGP 2028. Kepastian tersebut mengakhiri spekulasi mengenai masa depan juara dunia asal Spanyol itu setelah sebelumnya sempat diragukan karena faktor kebugaran.
Marquez tampil luar biasa sejak bergabung dengan Ducati. Pada musim debutnya bersama tim pabrikan Ducati, ia berhasil menyamai rekor Valentino Rossi dengan tujuh gelar kelas utama setelah menjalani musim yang dominan.
Namun, sebelum musim berjalan, masa depan Marquez sempat jadi tanda tanya. Cedera bahu yang dialaminya di Mandalika tahun lalu membuat muncul pertanyaan mengenai kondisi fisiknya dan durasi kontrak berikutnya.
Marquez disebut telah menyepakati kontrak baru tersebut beberapa bulan lalu. Namun, pengumuman resmi baru dilakukan setelah kesepakatan komersial oleh MSMA/MotoGP tercapai pada akhir pekan balapan di Brno.
Dengan kontrak baru ini, Marquez akan tetap memperkuat Ducati saat MotoGP memasuki era regulasi baru 850 cc dan ban Pirelli pada 2027. Ia juga akan memiliki rekan satu tim baru, Pedro Acosta.
"Saya merasa senang. Saya benar-benar bahagia dengan kesepakatan baru ini dengan Tim Ducati Lenovo dan dapat terus menjadi bagian dari keluarga ini," ungkap Marquez dikutip dari .
"Ketika saya memutuskan untuk bergabung dengan Ducati, saya yakin itu adalah proyek yang paling kompetitif. Mereka percaya pada saya, dan kami membangun hubungan berdasarkan kepercayaan dan kerja keras," sambung pebalap berjuluk Baby Alien.
"Dengan perpanjangan kontrak ini, mereka sekali lagi menegaskan komitmen ini, menghargai waktu saya juga memberi saya ketenangan pikiran yang saya butuhkan untuk membuat keputusan yang tepat. Selama saya di sini, saya akan memberikan seluruh kemampuan untuk mewarnai masa depan dengan warna merah," tegas Marquez.
Performa Marquez memang kembali mengilap setelah meninggalkan Honda dan bergabung dengan Gresini Ducati pada 2024. Setelah mengalami paceklik kemenangan lebih dari 1.000 hari, ia kembali menemukan performa terbaiknya.
Ducati kemudian mempromosikannya ke tim pabrikan buat musim 2025 dan memilihnya dibanding juara dunia Jorge Martin untuk menjadi rekan Francesco Bagnaia. Marquez membayar kepercayaan Ducati dengan tampil dominan dan merebut gelar dunia.
Kini, Marquez membidik target berikutnya. Ia hanya membutuhkan satu gelar tambahan untuk menyamai rekor delapan gelar kelas utama milik Giacomo Agostini, serta tinggal mengejar 15 kemenangan lagi untuk menyamai rekor kemenangan MotoGP Valentino Rossi.





