Bocor! Perbedaan Taktik Israel Lawan Hamas dan Hizbullah, Satu Dikepung, Satunya Diserang Diam-diam
Tegar Melani June 23, 2026 07:42 PM

- Israel diketahui menggunakan taktik yang berbeda saat menghadapi Hamas di Gaza dan Hizbullah di Lebanon.

Perbedaan strategi tersebut dipengaruhi oleh kondisi medan perang serta kemampuan militer masing-masing kelompok.

Saat menghadapi Hamas di Gaza, Israel lebih mengandalkan pengepungan wilayah dan operasi darat berskala besar.

Jalur Gaza yang padat penduduk membuat Israel fokus menghancurkan titik-titik yang diduga menjadi basis Hamas.

Salah satu target utama Israel adalah jaringan terowongan bawah tanah yang selama ini digunakan Hamas.

Untuk menghadapi ancaman tersebut, militer Israel mengerahkan unit khusus yang dilengkapi robot, anjing pelacak, hingga sensor bawah tanah.

Israel juga melakukan serangan udara sebelum mengirim pasukan infanteri dan kendaraan lapis baja ke wilayah Gaza.

Berbeda dengan Gaza, strategi Israel terhadap Hizbullah lebih banyak mengandalkan operasi intelijen dan serangan presisi.

Hizbullah dinilai memiliki kemampuan militer yang lebih kompleks, termasuk persenjataan rudal jarak jauh.

Karena itu, Israel lebih fokus menghancurkan pusat komando dan gudang senjata Hizbullah dari udara.

Salah satu operasi yang paling menyita perhatian adalah ledakan pager dan perangkat komunikasi yang diduga terkait operasi intelijen Israel.

Serangan tersebut disebut bertujuan mengganggu komunikasi dan koordinasi internal Hizbullah.

Israel juga kerap melancarkan serangan bertarget untuk memburu komandan penting Hizbullah di Lebanon.

Selain itu, serangan udara dilakukan secara masif untuk menghancurkan peluncur roket sebelum digunakan.

Sementara operasi darat di Lebanon umumnya dilakukan secara terbatas dan fokus pada wilayah perbatasan.

Perbedaan strategi ini menunjukkan Israel menyesuaikan pendekatan militernya dengan karakter lawan yang dihadapi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.