Amerika Serikat Kirim Pesan Tegas ke Israel, Batasi Operasi Militer IDF di Lebanon, Trump Muak?
Ramadhan Aji Prakoso June 23, 2026 07:42 PM

- Israel dilaporkan telah mengeluarkan arahan resmi kepada militer bahwa ruang lingkup pergerakan yang diperbolehkan dan dilarang di Lebanon. 

Berdasarkan laporan media setempat, keputusan terbaru tersebut secara tegas melarang tentara Israel untuk melakukan operasi militer di wilayah-wilayah krusial tertentu. 

Di antaranya adalah wilayah ibu kota Beirut serta distrik Tyre yang terletak di Lebanon selatan, sebagaimana dilansir Anadolu Agency, Senin (22/6/2026).

Langkah pembatasan ini muncul menyusul peringatan keras dari Amerika Serikat (AS). 

Pemerintah AS dikabarkan telah memberi tahu Israel bahwa otorisasi yang sebelumnya mengizinkan Tel Aviv untuk beroperasi tanpa pembatasan di wilayah Lebanon kini telah berakhir.

Melansir laporan media Israel, Channel 13, seorang pejabat senior Israel yang enggan disebutkan namanya membenarkan adanya pesan diplomatik tersebut dalam beberapa pekan terakhir. 

"Otorisasi sebelumnya untuk tindakan tanpa batas di Lebanon telah kedaluwarsa," ungkap sumber pejabat senior tersebut kepada Channel 13.

Pembatasan ini dikabarkan tidak hanya berlaku untuk wilayah Lebanon, melainkan juga merembet ke arena-arena konflik lainnya. 

Sebelumnya, harian terkemuka Israel, Maariv, juga mengonfirmasi adanya benturan perspektif yang nyata antara Washington dan Tel Aviv mengenai perkembangan situasi terkini di Lebanon. 

Menurut analisis harian Maariv, Washington menaruh perhatian pada situasi di Lebanon selatan melalui kacamata konteks regional yang jauh lebih luas. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.