Gempa M 2,2 Guncang Dekat Waikabubak NTT, Berpusat di Kedalaman Dangkal 6 Km
Wawan Akuba June 23, 2026 07:43 PM

TRIBUNGORONTALO.COM – Gempa bumi dengan magnitudo 2,2 terjadi pada Selasa (23/6/2026) pukul 07.37.48 WIB.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episentrum gempa berada pada koordinat 9,60 Lintang Selatan dan 119,43 Bujur Timur.

Gempa terjadi sekitar 6 kilometer timur laut Waikabubak, Nusa Tenggara Timur (NTT). Gempa tercatat memiliki kedalaman 6 kilometer.

Wilayah Rawan Gempa di Zona Aktif Tektonik

Nusa Tenggara Timur merupakan salah satu wilayah paling aktif secara tektonik di Indonesia karena berada pada pertemuan beberapa lempeng besar, yakni Lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah Lempeng Eurasia (Sunda).

Aktivitas subduksi ini juga dipengaruhi oleh sejumlah sesar aktif di kawasan Flores Back Arc Thrust, yang kerap memicu gempa bumi dangkal hingga menengah.

Baca juga: Lolos PTN Tapi Tidak Kuliah, Ini Penyebab 60 Ribu Siswa SNBP 2026 Mengundurkan Diri

Kondisi ini menjadikan wilayah sekitar Sumba dan Sumba Barat Daya, termasuk Waikabubak, secara geologis memiliki tingkat kegempaan yang tinggi meski sebagian besar berskala kecil hingga menengah.

Dampak Magnitudo dan Kedalaman

Dengan magnitudo 2,2, gempa ini tergolong lemah dan umumnya tidak menimbulkan kerusakan maupun dampak signifikan di permukaan.

Namun, kedalaman yang hanya 6 kilometer tergolong dangkal, sehingga getarannya bisa saja dirasakan di sekitar episentrum meskipun dalam skala sangat ringan.

Gempa dangkal biasanya lebih terasa dibandingkan gempa dalam dengan magnitudo yang sama, namun tetap bergantung pada jarak dari pusat gempa dan kondisi tanah setempat.

Imbauan BMKG dan Cara Menghadapi Gempa

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Masyarakat juga diminta memastikan informasi hanya bersumber dari kanal resmi BMKG.

Jika terjadi gempa, warga disarankan untuk:

  • Segera berlindung di bawah meja atau struktur yang kokoh
  • Menjauh dari kaca dan benda yang mudah jatuh
  • Tidak menggunakan lift saat berada di gedung bertingkat
  • Setelah guncangan berhenti, segera menuju area terbuka
  • Tetap Waspada, Pantau Informasi Resmi

Hingga saat ini tidak ada laporan kerusakan maupun dampak lanjutan akibat gempa tersebut.

BMKG menegaskan bahwa aktivitas kegempaan di wilayah NTT merupakan hal yang umum terjadi, sehingga kewaspadaan tetap diperlukan tanpa menimbulkan kepanikan.

Masyarakat diimbau untuk terus memantau perkembangan informasi resmi dari BMKG dan tetap tenang dalam menyikapi setiap aktivitas gempa bumi yang terjadi. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.