TRIBUNNEWSMAKER.COM - Kabar mengejutkan datang dari Persib Bandung yang kembali melakukan perombakan besar di lini pertahanan menjelang musim baru.
Setelah memastikan kepergian dua bek asing, Federico Barba dan Layvin Kurzawa, situasi skuad Maung Bandung kembali menjadi sorotan.
Kini, giliran Alfeandra Dewangga yang dikabarkan ikut angkat kaki dari tim kebanggaan Bobotoh tersebut.
Keputusan ini disebut sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh manajemen untuk membentuk ulang komposisi tim.
Perombakan di sektor belakang ini menandakan adanya perubahan strategi besar dalam tubuh Persib.
Barba dan Kurzawa sebelumnya dikenal sebagai pilar penting di lini pertahanan, namun tidak lagi ada untuk musim berikutnya.
Sementara itu, Dewangga yang baru bergabung 1 musim justru harus lebih cepat berpisah dari klub yang dibelanya.
Situasi ini memunculkan tanda tanya besar di kalangan suporter terkait arah pembangunan skuad Persib ke depan.
Manajemen disebut tengah menyiapkan regenerasi dan penyegaran pemain demi menghadapi kompetisi yang lebih ketat.
Dengan tiga nama yang hengkang sekaligus, Persib Bandung kini memasuki fase transisi penting dalam perjalanan timnya.
Baca juga: Sosok Bart Ramselaar dan Luka Menalo, 2 Pemain Asing yang Kabarnya Merapat ke Persib Bandung
Seperti diketahui, setalah dua pemain asing dipastikan diri tak akan kembali memperkuat Persib Bandung di musim mendatang, kini pemain lokal Persib yang berpamitan.
Pemain tersebut adalah Alfeandra Dewangga yang bergabung dengan Persib di awal musim 2025/2026.
Meski hanya satu tahun bersama Persib, namun ia memilki kesan tak terlupakan bagi pemain ini.
Ini karena Dewangga menjadi bagian dari Persib meraih gelar Super League 2025/2026, hingga mencetak rekor hattrick.
Sehingga Dewangga juga merasakan antusias Bobotoh saat berada di stadion, luas stadion, hingga konvoi juara.
Dewangga mengucapkan rasa terima kasihnya buat Persib, pelatih, ofisial, dan management hingga dirinya bisa ikut dalam perjuangan tim selama satu musim.
"Perjuangan yang tidak mudah untuk bisa hattrick dan untuk Bobotoh terima kasih sambutan, suport hangatnya dari pertama datang hingga sekarang," ujar Dewangga, saat dihubungi, Selasa (23/5/2026).
Meski dirinya harus pergi, namun ia mengakui sangat mencintai Persib, Bobotoh, dan Kota Bandung.
"Saya pergi untuk memperbaiki performa saya dan semoga bisa bertemu di lain kesempatan. Saya sangat mencintai Persib, Bobotoh dan Kota Bandung, sampai jumpa semua nya," kata Dewangga.
Dewangga juga mengungkapkan permohonan maaf, jika terdapat kesalahan pada dirinya.
"Sukses semua, sehat, pokoknya kalau ada salah aku minta maaf, pokoknya tetap sodara," ujarnya.
Satu musim di Persib pemain yang lahir 28 Juni 2008 ini bermain di 8 pertandingan pada Super League dengan 547 menit bermain. Sedangkan di AFC Champions League Two bermain di 3 pertandingan dengan 129 menit bermain.
Jauh berbeda dengan saat di klub sebelumnya PSIS Semarang, Dewangga kerap bermain sebagai starter dan bermain di 26 laga dengan 2109 menit bermain.
(TribunNewsmaker.com/Eri Ariyanto)(TribunJabar.id)