Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Haliyudin Ulima
BULA, TRIBUNAMBON.COM – Puluhan warga RT 1 Desa Wailola, Kota Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), mulai menghadapi kesulitan air bersih akibat musim kemarau, Selasa (23/6/2026).
Ketua RT 1 Wailola, M. Saleh Rumakat mengatakan, kondisi tersebut hampir terjadi setiap musim kemarau.
Salah satu sumur milik desa yang menjadi sumber utama kebutuhan warga kini mulai mengalami kekeringan.
“Untuk saat ini kendalanya cuma air bersih. Kalau musim kemarau begini, warga banyak kesulitan air,” ujarnya saat diwawancarai Tribunambon.com.
Ia menjelaskan, wilayah yang sering terdampar yakni Kawasan Garuda Mas I dan II, dengan persediaan sekitar lima sumur air bantuan desa.
Namun, salah satu sumur yang berada di wilayah tersebut sudah mulai tidak mampu memenuhi kebutuhan warga karena debit air terus menurun.
“Lima sumur masih aktif, cuma yang satu ini sudah kering. Dalam beberapa minggu ke depan kemungkinan yang lain juga bisa ikut terdampak karena kondisi kemarau,” jelasnya.
Baca juga: Kasus Korupsi Preservasi Jalan Namlea - Bara, Kuasa Direktur CV. Basudara Diperiksa Kejati Maluku
Baca juga: Ratusan Calon PNS Lingkup Pemkot Ambon Ikut Latsar, Ini 3 Harapan Besar Wattimena
Menurut Saleh, warga terpaksa mencari alternatif dengan membeli air atau mengambil dari sumber air yang masih tersedia meski lokasinya cukup jauh.
“Biasanya ambil di Kali, itupun kalau airnya masih mengalir. Tapi kebanyakan warga beli air untuk kebutuhan sehari-hari,” katanya.
Ia menyebut, kondisi serupa juga pernah terjadi pada musim kemarau sebelumnya.
Pemerintah desa telah melakukan upaya memperdalam sumur pada 2023, namun kembali mengalami kendala karena terdapat batu besar di dasar sumur.
“Sudah pernah digali tambah ke dalam, tapi tidak bisa dilanjutkan karena sudah ada batu besar,” lanjutnya.
Saleh berharap pemerintah dapat membantu penambahan sumur baru agar kebutuhan dasar warga terhadap air bersih dapat terpenuhi.
“Harapan kami pemerintah bisa membantu menambah sumur, karena kebutuhan utama masyarakat di sini adalah air,” tutupnya.(*)