TRIBUNNEWSMAKER.COM - Ketenangan dini hari di Desa Pandanarum, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, mendadak berubah menjadi kepanikan setelah seekor ular sanca masuk ke dalam rumah warga pada Senin (22/6/2026) sekitar pukul 03.00 WIB.
Peristiwa yang terjadi saat sebagian besar warga masih terlelap itu sempat membuat penghuni rumah diliputi rasa takut.
Awalnya, pemilik rumah mendengar suara mencurigakan dari arah belakang bangunan.
Suara tersebut terdengar cukup jelas di tengah suasana malam yang sunyi sehingga menimbulkan kecurigaan.
Pemilik rumah pun langsung mengira ada pencuri yang sedang mengintai atau berusaha masuk ke rumahnya.
Dengan perasaan waswas, ia memberanikan diri memeriksa sumber suara melalui pintu belakang.
Namun, apa yang ditemukannya justru jauh lebih mengejutkan daripada dugaan semula.
Di area belakang rumah, tampak seekor ular sanca berukuran cukup besar yang diduga sedang memburu tikus.
Kehadiran reptil tersebut sontak membuat penghuni rumah panik dan berusaha menjauh.
Baca juga: Detik-detik Pengamen Pekalongan Diduga Bobol Motor Wanita yang Sedang Jogging, Kabur saat Kepergok
Dalam situasi yang menegangkan itu, ular justru bergerak masuk ke dalam rumah.
Hewan melata tersebut kemudian merayap ke bagian atas bangunan dan bersembunyi di area yang sulit dijangkau.
Kondisi itu membuat keluarga penghuni rumah tidak berani melakukan penanganan sendiri karena khawatir ular menjadi agresif.
Mereka akhirnya memilih meminta bantuan petugas Damkar Kabupaten Pekalongan.
Laporan warga segera ditindaklanjuti dan tim penyelamat datang ke lokasi pada pagi hari sekitar pukul 08.00 WIB.
Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pencarian untuk mengetahui posisi pasti ular tersebut.
Proses evakuasi berlangsung cukup menegangkan karena ular beberapa kali berpindah tempat.
Awalnya ular ditemukan berada di area dapur rumah.
Baca juga: Viral! Driver Ojol Pekalongan Dianiaya Usai Antar Orderan, Polisi Temukan Minuman Oplosan di TKP
Namun saat petugas mendekat, ular kembali bergerak menuju salah satu kamar yang memiliki ruang sempit.
Kondisi tersebut menyulitkan proses penangkapan karena petugas harus bekerja ekstra hati-hati agar ular tidak menyerang maupun melukai penghuni rumah.
Dengan perlengkapan khusus, tim Damkar perlahan mengendalikan pergerakan reptil tersebut.
Setelah beberapa saat, ular akhirnya berhasil diamankan tanpa insiden berarti.
Tidak ada korban luka maupun kerusakan pada bangunan rumah selama proses evakuasi berlangsung.
Pemilik rumah mengaku lega setelah ular berhasil dievakuasi oleh petugas.
"Awalnya saya kira ada maling karena terdengar suara dari belakang rumah sekitar pukul tiga pagi. Setelah saya lihat, ternyata ular sanca. Saat proses evakuasi ular sempat lari ke kamar, tetapi alhamdulillah berhasil diamankan dengan selamat," ujar pemilik rumah, dikutip dari Instagram @pekalonganinfo, Selasa (23/6/2026).
Kejadian ini menjadi pengingat bagi warga yang tinggal di sekitar area persawahan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemunculan satwa liar.
Lingkungan yang berdekatan dengan sawah memang kerap menjadi jalur perlintasan ular yang mencari mangsa.
Warga juga diimbau untuk tidak mengambil risiko dengan menangani ular sendiri dan segera menghubungi petugas jika menemukan situasi serupa agar proses evakuasi dapat dilakukan dengan aman.
(Tribunnewsmaker.com/ Listusista)