TRIBUNAMBON.COM – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan akses energi listrik yang andal hingga ke wilayah pedesaan sebagai bagian dari upaya mendorong pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Melalui pengembangan jaringan listrik di Desa Ranga-Ranga, PLN menargetkan hadirnya layanan listrik bagi hampir 200 warga yang selama ini menantikan akses energi yang lebih merata.
General Manager PLN UIW Maluku dan Maluku Utara, Noer Soeratmoko, menegaskan bahwa pemerataan akses listrik merupakan bagian penting dari misi PLN dalam menghadirkan energi berkeadilan hingga ke seluruh pelosok wilayah.
"PLN berkomitmen untuk terus menghadirkan listrik yang andal dan merata bagi seluruh masyarakat, termasuk di wilayah pedesaan seperti Desa Ranga-Ranga. Kehadiran listrik bukan hanya soal penerangan, tetapi juga membuka peluang ekonomi, meningkatkan produktivitas masyarakat, serta mendukung kualitas hidup yang lebih baik," ujar Noer.
Dalam rangka mendukung percepatan pembangunan infrastruktur kelistrikan di wilayah tersebut, PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Saketa melaksanakan koordinasi lanjutan bersama Pemerintah Desa Ranga-Ranga.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Ranga-Ranga, Debora Eunike Maitale, Sekretaris Desa Alfian Manyanyi, serta perwakilan PLN yang terdiri dari Manager ULP Saketa.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memastikan kelancaran pembangunan jaringan listrik di lapangan serta memperkuat sinergi antara PLN dan pemerintah desa.
Koordinasi tersebut membahas sejumlah aspek teknis dan sosial yang diperlukan dalam proses pembangunan jaringan, termasuk penanganan vegetasi yang berada pada jalur lintasan jaringan listrik.
Baca juga: PLN Dukung Sukses MTQ ke-31 Maluku, Hadirkan Listrik Andal untuk Syiar dan Persatuan Masyarakat
Baca juga: Konflik Agraria antar PTPN dan Masyarakat Adat Tananahu Berlanjut, Satu Warga Alami Luka
Hal ini dilakukan sebagai bagian dari standar keselamatan ketenagalistrikan guna menjamin keandalan pasokan listrik saat jaringan telah beroperasi.
Selain aspek teknis, kehadiran listrik di Desa Ranga-Ranga juga diharapkan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat yang sebagian besar bergerak di sektor pertanian dan perkebunan.
Akses listrik diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, efisiensi kerja, serta membuka peluang pengembangan usaha berbasis energi di tingkat desa.
Manager ULP Saketa, Munir, menyampaikan bahwa sinergi dengan pemerintah desa menjadi kunci penting dalam mempercepat pembangunan jaringan listrik di wilayah tersebut.
Ia mengapresiasi dukungan Pemerintah Desa Ranga-Ranga yang telah membuka ruang koordinasi dengan baik, sehingga proses percepatan pembangunan dapat berjalan lebih optimal dan manfaat listrik dapat segera dirasakan oleh masyarakat.
Kepala Desa Ranga-Ranga, Debora Eunike Maitale, menyampaikan apresiasi atas upaya PLN dalam mempercepat hadirnya listrik di wilayahnya dan menyebut bahwa masyarakat telah lama menantikan layanan tersebut.
Menurutnya, pembangunan jaringan listrik ini sangat penting bagi peningkatan kualitas hidup dan aktivitas ekonomi masyarakat desa.
Senada dengan itu, Sekretaris Desa Ranga-Ranga, Alfian Manyanyi, menambahkan bahwa kehadiran listrik akan memberikan dampak luas bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya dalam mendukung kegiatan pendidikan, ekonomi, dan pengembangan usaha lokal.
Melalui percepatan pembangunan infrastruktur kelistrikan ini, PLN berharap kehadiran listrik di Desa Ranga-Ranga dapat menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.(*)