Ada banyak penyebab telapak tangan terasa dingin. Jika tangan terasa dingin saat berada di ruangan atau lingkungan yang bersuhu rendah, kondisi ini biasanya terjadi karena tubuh sedang berusaha mempertahankan suhu normalnya.
Namun, jika tangan terus-menerus terasa dingin dan tidak dipengaruhi oleh suhu ruangan maupun cuaca, kondisi tersebut bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan tertentu.
Penyebab Tangan Terasa Dingin
Pada umumnya, tangan yang terasa dingin bukanlah sesuatu yang perlu dikhawatirkan. Namun, beberapa kondisi kesehatan berikut dapat menjadi penyebabnya:
1. Anemia
Dikutip dari laman Healthline, saat tubuh kekurangan zat besi, aliran darah ke tangan dan kaki dapat berkurang karena tubuh memprioritaskan pengiriman oksigen ke organ-organ vital. Akibatnya, tangan dan kaki bisa terasa dingin.
2. Sindrom Raynaud
Sindrom raynaud menyebabkan pembuluh darah di jari tangan dan kaki menyempit secara tiba-tiba. Dikutip dari laman Cleveland Clinic, kulit pada tangan dan jari dapat berubah warna menjadi biru, putih, atau ungu. Ketika aliran darah kembali normal, tangan biasanya berubah warna dan terasa lebih hangat.
3. Hipotiroidisme
Hipotiroidisme terjadi ketika kelenjar tiroid tidak memproduksi hormon tiroid dalam jumlah yang cukup. Kondisi ini menyebabkan metabolisme tubuh melambat dan dapat memengaruhi berbagai fungsi tubuh. Akibatnya, seseorang bisa merasa kedinginan meskipun berada di tempat yang hangat.
4. Diabetes
Diabetes dapat menjadi penyebab tidak langsung tangan atau jari yang terasa dingin karena penyakit ini dapat memengaruhi sirkulasi darah.
5. Penyakit Arteri Perifer
Penumpukan plak di arteri dapat menghambat atau membatasi aliran darah ke tangan dan kaki sehingga keduanya terasa dingin.
6. Lupus
Lupus adalah gangguan autoimun yang menyebabkan pembengkakan dan peradangan di berbagai bagian tubuh. Penyakit ini dapat memengaruhi kulit dan darah sehingga membuat penderitanya lebih sensitif terhadap perubahan suhu.
7. Skleroderma
Skleroderma merupakan gangguan autoimun yang dapat menyebabkan kulit pada jari dan tangan menjadi lebih tebal dari normal. Penderita skleroderma juga sering mengalami sindrom Raynaud.
Apakah Tangan Dingin Menandakan Penyakit Jantung?
Konsultan kardiologi intervensi dr Vireza Pratama, SpJP, Subsp.IKKv(K), FIHA, FAsCC, FSCAI, mengatakan bahwa ciri-ciri penyakit jantung tidak dapat dinilai hanya dari kondisi telapak tangan.
"Tidak ada keterkaitan ilmiah bahwa telapak tangan sering basah atau sering dingin itu pasti ada hubungannya dengan penyakit jantung. Tidak ada bukti ilmiah," tegasnya.
Menurut dr. Vireza, pada pasien yang memang memiliki penyakit jantung, tangan yang dingin atau basah bisa saja terjadi sebagai dampak dari kondisi jantung yang dialaminya.
"Sebaliknya, pada pasien dengan penyakit jantung, hal itu bisa saja terjadi. Tangannya basah, tangannya dingin, dan sebagainya, sebagai dampak dari penyakit jantungnya," jelas dr. Vireza.
Ia menambahkan bahwa telapak tangan yang terasa dingin dan sering berkeringat bukanlah gejala yang spesifik karena dapat dipicu oleh berbagai kondisi kesehatan, sehingga tidak selalu berkaitan dengan penyakit jantung.
Adapun tanda yang lebih umum ditemukan pada serangan jantung adalah nyeri dada yang sangat berat, terutama di bagian kiri dada. Rasa nyeri tersebut dapat menjalar hingga ke punggung dan berlangsung lebih dari 20 menit. Kondisi ini juga dapat disertai keringat dingin.
"Ini sangat tipikal untuk serangan jantung," kata dr. Vireza.
Gejala Tangan Dingin yang Harus Diwaspadai
Segera periksakan diri ke dokter jika tangan dingin disertai gejala berikut:
- Ulkus, luka terbuka, atau borok pada permukaan kulit.
- Nyeri atau rasa sakit yang menetap.
- Kesemutan, sensasi seperti tertusuk jarum, atau mati rasa ringan.
- Perubahan pada kulit, terutama jika kulit terasa lebih kencang atau lebih keras dari biasanya.





