Tetangga di Jabar Sering Dengar Suara Benturan Tembok, Sosok Taufik Hidayat 3 Tahun Sekap Pacar
Refly Permana June 23, 2026 09:27 PM

 

SRIPOKU.COM - Pengguna media sosial pasti sering melihat unggahan foto seorang pria yang sedang diburu polisi.

Mulai dari kalangan selebgram hingga selebritas berharap, pria bernama Taufik Hidayat (30) tersebut segera ditangkap polisi.

Sebab, ia diduga sudah tiga tahun menyandera dan menyiksa seorang perempuan berinisial YTR (29) yang merupakan kekasihnya.

Korban kini dikabarkan menderita luka parah di wajah dan mengalami trauma.

Lokasi terakhir tempat ia menyandera korban adalah kontrakan di Griya Cinunuk, Jalan Raya Cinunuk, Desa Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Baca juga: Pengakuan Mantan Istri TH Pelaku Penyekapan Pacar di Bandung Diungkap Polisi, Dapat Perlakuan Serupa

Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Rudi Setiawan, dengan tegas berkomitmen mengusut kasus ini sampai tuntas.

"Kami tidak menyampaikan secara teknis. Yang pasti, ke mana pun pelaku itu, kita akan kejar," kata Rudi, dikutip dari TribunJabar.id melalui Tribunnews.com, Selasa (23/6/2026).

Sejumlah langkah sudah diambil Polda Jabar untuk memburu pelaku.

Taufik Hidayat sudah dimasukkan ke dalam daftar pencarian orang (DPO).

Selain itu, polisi bekerja sama dengan perusahaan Meta untuk melacak pelaku.

Irjen Pol. Rudi menyebut, tidak menutup kemungkinan ada lebih dari satu orang yang terlibat.

"Kami dari semua lini, semua bidang, melihat potensi keterlibatan orang dekat, perusahaan, atau juga tersangka melakukan tindak pidana lain. Ini dalam proses kami. Doakan semuanya bisa cepat terungkap," tandasnya.

Pengakuan Tetangga Taufik Hidayat

Mulyati, tetangga kontrakan pelaku, mengatakan korban dan pelaku baru menempati lokasi pada 9 Maret 2026 lalu.

Sejak awal Mulyati sudah curiga karena Taufik Hidayat tidak mengizinkan orang lain melihat korban.

"YTR juga wajahnya tidak terlihat, tertutup pakai helm dan jaket warna abu-abu dengan wajah tertutup juga," bebernya, dikutip dari TribunJabar.id, Selasa (23/6/2026).

Mulyati melanjutkan kesaksiannya, ia sering mendengar keributan dari dalam kontrakan pelaku dan korban.

Suara keras dentuman menghantam tembok kerap terdengar hingga menimbulkan kecurigaan.

Mulyati sempat berusaha mencari tahu, tetapi pelaku selalu mengelak dan tidak menjelaskan secara jelas.

Taufik Hidayat juga dikenal sebagai sosok yang mudah marah sehingga sering memicu keributan dengan tetangga lainnya.

"Pernah suatu waktu teriak, 'Om, buka pintu Om, saya mau keluar. Motor di dalam gerbang.' Suami saya mau tidur pun kaget," ujarnya.

"Apalagi temperamennya tinggi saat pelaku mabuk, tetapi tidak dilayani dengan keras oleh suami karena khawatir justru berkelahi," tambah Mulyati.

Mulyati melanjutkan, setelah berminggu-minggu tidak melihat YTR, korban akhirnya dibawa keluar oleh pelaku pada 9 Juni 2026.

Pelaku sempat meminjam jilbab tetangga untuk menutupi luka di wajah korban.

Kondisi YTR yang semakin memprihatinkan membuat pelaku memutuskan melarikannya ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Taufik Hidayat sempat berbohong terkait alasan tidak membiarkan korban keluar rumah.

Ia berdalih YTR menderita kebutaan sejak kecil dan hendak dioperasi dengan biaya Rp10 juta menggunakan BPJS.

Usai mengantar korban, Taufik Hidayat kabur dan meninggalkan korban.

Keluarga YTR baru mengetahui kejadian ini setelah menerima pesan dari nomor tak dikenal yang menyebutkan korban mengalami kecelakaan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.