Pesan Bupati Etik pada Jemaah Haji Sukoharjo Kloter 63: Jadilah Pribadi yang Semakin Sabar
Rifatun Nadhiroh June 23, 2026 08:29 PM

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Anang Ma'ruf

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Ratusan jemaah haji asal Kabupaten Sukoharjo yang tergabung dalam Kloter 63 SOC tiba kembali di Tanah Air dan disambut hangat oleh Pemerintah Kabupaten Sukoharjo di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Selasa (23/6/2026).

Pantauan TribunSolo.com, Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, hadir secara langsung untuk menyapa dan memberikan ucapan selamat kepada para jemaah yang telah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. 

Baca juga: Momen Bupati Etik Sambut Kepulangan Jemaah Haji Sukoharjo Kloter 63 di Asrama Haji Donohudan

Bupati juga tampak menyalami satu per satu jemaah, termasuk para lansia, sebagai bentuk penghormatan atas perjuangan mereka dalam menjalankan rukun Islam kelima.

Bupati Etik Suryani menyampaikan rasa syukur karena seluruh rangkaian ibadah haji yang dijalani para jemaah dapat berlangsung dengan baik. 

Ia berharap pengalaman spiritual selama berada di Makkah dan Madinah dapat menjadi bekal berharga ketika kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.

Ratusan jemaah haji asal Kabupaten Sukoharjo tiba di Donohudan
Ratusan jemaah haji asal Kabupaten Sukoharjo yang tergabung dalam Kloter 63 SOC tiba kembali di Tanah Air dan disambut hangat oleh Pemerintah Kabupaten Sukoharjo di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Selasa (23/6/2026).

Menurut Etik, ibadah haji bukanlah akhir dari perjalanan spiritual seorang muslim, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

"Ibadah haji bukanlah puncak dari perjalanan spiritual, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Gelar Haji dan Hajjah yang saat ini disandang hendaknya tercermin dalam sikap, perilaku, dan keteladanan sehari-hari," ujar Etik Suryani, Selasa (23/6/2026).

Bupati juga mengajak para jemaah untuk menjaga nilai-nilai yang diperoleh selama menjalankan ibadah haji, seperti kesabaran, keikhlasan, kepedulian sosial, serta semangat persaudaraan.

Menurutnya, nilai-nilai tersebut sangat penting untuk memperkuat kehidupan bermasyarakat yang harmonis dan religius.

Baca juga: Bupati Etik Terus Berupaya Tekan Angka Kemiskinan di Sukoharjo, Salah Satunya Lewat Program RTLH

"Jadilah pribadi yang semakin sabar, semakin peduli terhadap sesama, serta mampu menjadi teladan dalam menjaga kerukunan dan memperkuat nilai-nilai keagamaan di lingkungan masing-masing," lanjutnya.

Selain itu, Etik berharap para jemaah haji dapat menjadi motor penggerak dalam mempererat ukhuwah Islamiyah dan turut berkontribusi dalam pembangunan daerah. 

Pengalaman spiritual yang diperoleh selama di Tanah Suci diharapkan mampu menjadi energi positif untuk meningkatkan kepedulian sosial dan semangat kebersamaan di Kabupaten Sukoharjo.

Penyambutan kepulangan jemaah haji berlangsung penuh haru.

Sejumlah keluarga tampak menunggu kedatangan para jemaah yang telah menunaikan ibadah selama lebih dari satu bulan.

Momen tersebut menjadi ungkapan rasa syukur sekaligus kebahagiaan setelah para tamu Allah kembali ke tanah air dengan selamat.

Pemerintah Kabupaten Sukoharjo berharap seluruh jemaah memperoleh predikat haji yang mabrur dan mampu mengamalkan nilai-nilai ibadah haji dalam kehidupan sehari-hari demi terwujudnya Sukoharjo yang religius, maju, dan sejahtera.

Baca juga: Bupati Etik Pimpin Apel Siaga dan Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 Digelar di Halaman Setda Sukoharjo

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.