BANJARMASINPOST.CO.ID - Ucapan Jordi Onsu tentang rahasia besar disorot, mantan ipar Sarwendah minta warganet bersiap.
Sosok aktor Jordi Onsu belakangan ikut disorot di tengah konflik kakaknya, Ruben Onsu dengan Sarwendah.
Nama Jordi sempat disebut-sebut oleh Ruben dalam unggahan di media sosial.
Ruben menyentil Jordi yang dinilai kerap ikut bereaksi di tengah konfliknya dengan Sarwendah.
Ayah tiga anak itu bahkan mengatakan, Jordi turun punya andil atas perceraiannya dengan Sarwendah pada 2024 lalu.
Hal itu diutarakan Ruben lewat unggahan di instagram @ruben_onsu, Senin (23/6/2026).
Tak lama setelah unggahan itu, ramai beredar di media sosial cuplikan video Jordi Onsu.
Dalam cuplikan video itu, Jordi mengungkit soal rahasia besar yang disimpannya.
Dalam cuplikan yang diunggah Threads @martha_paramansu pada Senin (22/6/2026) itu, Jordi mengaku pegang rahasia besar Ruben Onsu. Tak main-main, rahasia besar Ruben Onsu yang disimpannya itu disebut-sebut bisa mengguncang Indonesia jika terbongkar.
“Bongkar bongkar biar meledak tuh pulau Indonesia. Satu Indonesia harus dikasih tahu biar makin enggak suka,” kata Jordi Onsu.
Seolah tak terima disebut adik yang sombong, Jordi Onsu mengaku ia adalah adik yang sedang menjaga rahasia besar kakaknya. Ia bahkan memperingatkan untuk mempersiapkan jantung jika rahasia ini terbongkar.
“Adik yang sombong, iya. Sama adik yang sedang menjaga rahasia besar. Siapin jantungnya jeng jeng jeng!” ujarnya kemudian.
Di akhir video tersebut, pria 33 tahun ini memperingatkan soal kebenaran akan menemukan jalannya.
Baca juga: Baru Pertemukan Ruben Onsu dengan Dua Anaknya, Sikap Sarwendah di Komnas Perempuan Disorot
“Kebenaran akan menemukan jalannya. Ya enggak ada lah kalo enggak diarahin mah,” pungkasnya.
Ucapan Jordi dalam video itu lantas jadi sorotan dan menuai beragam reaksi di kolom komentar unggahan tersebut.
Di sisi lain, konflik Ruben dan Sarwendah masih belum surut.
Perihal nafkah anak ratusan juta perbulan usai perceraian masih jadi polemik.
Kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu sempat memberikan klarifikasi terkait angka Rp200 juta yang menghebohkan publik. Ia menegaskan bahwa uang tersebut diperuntukkan sepenuhnya bagi kebutuhan anak-anak, bukan untuk kepentingan pribadi Sarwendah.
"Masalah 200 juta itu harus dipahami, itu bukan buat Sarwendah. Itu buat kebutuhan semua anak-anak, seperti les dan lain-lain. Ruben sudah tahu itu sejak sebelum perceraian," ujar Chris Sam Siwu, dikutip dari Grid.id, Selasa (23/6/2026).
Chris juga mengatakan bahwa sistem pembayaran yang dilakukan adalah reimburse. Artinya, Sarwendah membayar terlebih dahulu semua kebutuhan anak, baru kemudian menagihkannya kepada Ruben.
Di sisi lain, pembelaan dari pihak Sarwnedah langsung dijawab oleh kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang. Ia mengungkapkan bahwa pihaknya menemukan kejanggalan pada detail biaya harian yang diminta. Salah satu yang paling disoroti adalah biaya untuk kantong plastik sampah.
"Uang kantong plastik saja Rp5,2 juta sampai Rp9 juta. Masa sih? Sebanyak apa sih sampahnya anak-anak ini sampai uang kantong plastiknya saja segitu?" sindir Minola Sebayang di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, dikutip dari Grid.id, Selasa (23/6/2026).
Tak hanya soal plastik sampah, Minola juga menyoroti biaya les balet yang mencapai angka Rp22,5 juta. Ia mensinyalir adanya penggelembungan harga atau mark up dalam rincian tersebut.
"Banyak orang yang sudah speak up, les balet itu harganya sekian. Tapi di rincian itu harganya sekian (Rp22,5 juta). Ada mark up di situ," tambahnya.
Minola menegaskan bahwa Ruben Onsu bukan tidak mau memberikan nafkah, melainkan menuntut transparansi. Ruben dikabarkan telah meminta rincian biaya tersebut di-breakdown atau dijabarkan secara jelas, namun hingga kini pihak Sarwendah disebut belum memberikan tanggapan yang memuaskan.
"Inilah makanya perlu duduk bareng, perlu di-breakdown. Ruben tanya rinciannya mana? Tapi kan ini tidak pernah ditanggapi," jelas Minola.
Minola juga menyentil soal jumlah Asisten Rumah Tangga (ART) yang biayanya dibebankan kepada Ruben.
"ART-nya ada satu, dua, tiga, empat. Berapa sih ART yang benar-benar mem-back up kebutuhan anak-anak?" pungkasnya.
Ketegangan soal nafkah ini tampaknya akan berbuntut panjang. Pihak Ruben Onsu menyatakan telah merampungkan draf gugatan hak asuh anak.
Ruben yang saat ini tengah berada di Tanah Suci untuk menjalankan ibadah Umrah, dijadwalkan akan segera menandatangani dan menjalankan gugatan tersebut sekembalinya ke Indonesia.
(Banjarmasinpost.co.id/Grid.id)