Noverizky Tri Putra Duga Ada Pihak Ambil Untung dari Polemik MBG: Kritik Boleh, Politisasi Jangan
Feryanto Hadi June 23, 2026 09:35 PM

 

 

WARTAKOTALIVE.COM,  JAKARTA — Bendahara Umum Tunas Indonesia Raya (Tidar) Jakarta Barat, Noverizky Tri Putra, mengingatkan masyarakat agar mewaspadai upaya pihak-pihak tertentu yang diduga memanfaatkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk kepentingan politik.

Menurut Noverizky, program yang digagas pemerintah tersebut sejatinya memiliki tujuan mulia untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan pelajar.

Namun, ia menilai muncul kecenderungan sejumlah pihak yang berupaya menggiring opini publik dengan memanfaatkan berbagai dinamika yang terjadi dalam pelaksanaan program tersebut.

Noverizky mengatakan masyarakat perlu bersikap objektif dalam melihat Program MBG dan tidak mudah terpengaruh oleh narasi yang belum tentu sesuai dengan fakta di lapangan.

Ia menduga ada kelompok tertentu yang berusaha mengambil keuntungan politik dengan memainkan isu seputar pelaksanaan program tersebut.

Menurutnya, kritik terhadap pelaksanaan Program MBG merupakan hal yang wajar dalam sebuah kebijakan publik.

Baca juga: Demo Massa Pendukung MBG di Depok Lumpuhkan Margonda, Ibu-ibu Minta Program Berlanjut

Akan tetapi, kritik tersebut seharusnya diarahkan untuk memperbaiki pelaksanaan program, bukan dijadikan alat untuk kepentingan politik jangka pendek.

"Jangan sampai program yang tujuannya membantu masyarakat justru dijadikan komoditas politik oleh pihak-pihak tertentu untuk meraih keuntungan atau popularitas," kata Noverizky dalam keterangannya, Selasa (23/6/2026).

Ia menegaskan bahwa Program MBG pada dasarnya merupakan langkah positif yang perlu mendapat dukungan dari berbagai pihak.

Program tersebut, kata dia, diharapkan dapat membantu mengatasi persoalan gizi sekaligus mendukung tumbuh kembang generasi muda Indonesia.

Meski demikian, Noverizky mengakui pelaksanaan Program MBG masih menghadapi sejumlah tantangan di lapangan.

Ia menyadari bahwa implementasi program berskala nasional tentu membutuhkan proses penyesuaian dan evaluasi secara berkelanjutan.

Karena itu, berbagai masukan dan kritik konstruktif tetap diperlukan agar kualitas pelaksanaan program dapat semakin baik ke depannya.

Menurut Noverizky, pemerintah juga perlu terus melakukan pengawasan serta evaluasi terhadap pelaksanaan program agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

Ia menilai perbaikan tata kelola, distribusi, hingga mekanisme pengawasan menjadi bagian penting yang harus terus diperkuat.

Dengan demikian, berbagai kendala yang muncul dapat segera diatasi tanpa mengurangi tujuan utama program tersebut.

Noverizky berharap seluruh pihak dapat menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama dalam menyikapi Program MBG.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi dan tetap melihat program tersebut secara proporsional.

"Kalau ada kekurangan, mari kita perbaiki bersama. Tetapi jangan sampai program yang baik ini justru dimanfaatkan untuk kepentingan politik tertentu," ujarnya.

Menurut Noverizky, keberhasilan Program MBG tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan dan pengawasan dari seluruh elemen masyarakat.

Karena itu, ia berharap ruang publik dapat diisi dengan diskusi yang sehat dan solusi yang konstruktif agar Program Makan Bergizi Gratis benar-benar mampu memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Indonesia.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.