TRIBUN-MEDAN.com, LUBUKPAKAM - Antrean warga yang ingin mendapatkan pelayanan Administrasi Kependudukan mengular di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Deliserdang, Selasa (23/6/2026).
Hanya untuk mendapatkan nomor layanan warga harus rela mengantre sambil berdiri hingga lebih dari satu jam. Kondisi seperti ini bukan baru pertama kali terjadi namun hampir setiap hari.
Pantauan Tribun Medan, sekira pukul 10.00 WIB lantai dasar MPP Deliserdang ini tampak begitu ramai. Antrean terlihat mengular lebih 20 meter panjangnya. Warga harus berjejer dan saling bergantian mengantre untuk mendapatkan nomor layanan.
Kondisi seperti ini sempat dikeluhkan warga yang menjadi pemohon. Salah satunya, Aslim, warga Kecamatan Hamparan Perak. Untuk mendapatkan nomor layanan ia mengaku hampir 1 jam lamanya berdiri mengantre.
"Punya saya ini nggak bisa diurus di Kantor Kecamatan apalagi Kantor Desa karena ada penambahan nama di KK dan KTP. Harapan kami, pelayanan adminduk ini bisa ditingkatkan. Saya dari rumah beranggapan di mal itu nyaman suasananya, tidak antre seperti ini," ujar Aslim.
Baca juga: Layanan KTP di Kecamatan Aktif Lagi, Warga Medan Labuhan Kini Urus Adminduk Lebih Dekat
Ia berpendapat, antrean orang-orang yang mau mendapatkan pelayanan administrasi kependudukan bisa terjadi lantaran tidak ada lagi pelayanan di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.
Ia menganggap apa yang dilakukan ini sama dengan memindahkan konsentrasi masa supaya tidak terjadi penumpukan di kantor.
"Tapi menumpuk di sini. Setelah dapat nomor di loket pelayanan makin nggak nyaman. Yang melayani pegawainya juga sedikit karena ruangan kecil. Mal mestinya nyaman ini malah sumpek. Kesimpulannya apa yang dibuat Bupati ini kebijaksanaan yang tidak bijaksana," katanya.
Ramainya orang-orang yang datang ke MPP sudah terlihat sejak awal memasuki gerbang kantor. Jumlah kendaraan yang terparkir sangat banyak. Karena di bagian dalam mal sudah ramai banyak orang yang kemudian memilih duduk menunggu di luar.
Dari sekian banyak loket instansi yang ada, hanya loket Disdukcapil yang paling ramai pengunjungnya.
Kadisdukcapil Deliserdang, Danang P Yuda yang dikonfirmasi mengakui kalau saat ini terjadi peningkatan jumlah pemohon administrasi kependudukan yang datang ke MPP. Salah satunya karena sedang masa libur sekolah.
"Sebenarnya layanan di Kantor Kecamatan dan di Desa itu sudah bisa. Walau pun untuk beberapa ya tapi sekarang ini masyarakat kita masih terus datang menumpuk ke MPP. Sebenarnya kalau bisa di Kecamatan ngurusnya ngapain mesti datang jauh-jauh ke MPP yang rumahnya jauh," kata Danang.
Dalam berbagai kesempatan, sosialisasi soal layanan adminduk di Kecamatan dan Desa sudah dilakukan. Namun tetap saja masyarakat datang ke MPP dan tidak mungkin untuk tidak dilayani.