Satu Kampus, Satu Perjuangan, Kepala BKPSDM Kota Serang Mengenang Saat Bersama Syafrudin
Wawan Perdana June 23, 2026 10:01 PM

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Muhamad Rifky Juliana 

‎TRIBUNBANTEN.COM, SERANG-Wafatnya mantan Wali Kota Serang, Syafrudin, meninggalkan duka mendalam bagi jajaran Pemerintah Kota Serang dan masyarakat Kota Serang.

‎Kenangan terhadap almarhum diungkapkan oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Serang, Murni.

‎Murni mengenang almarhum bukan hanya sebagai seorang pemimpin, tetapi juga sebagai sosok mentor terbaik dalam perjalanan karier dan akademiknya.

‎"Yang pasti beliau adalah mentor terbaik ya, karena memang pernah bersama-sama menuntut ilmu ketika menyelesaikan doktoral," ujar saat diwawancarai usai prosesi pemakaman, Selasa (23/6/2026).

Ia menceritakan bahwa ‎almarhum Syafrudin merupakan teman seperjuangan saat menempuh pendidikan di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta).

‎"Sudah pasti banyak kenangan yang kami alami. Bukan hanya sekadar pimpinan, tapi juga teman sebangku di perkuliahan," kenangnya dengan nada haru.

Baca juga: Riwayat Sakit Mantan Wali Kota Serang Syafrudin, Sempat Lima Hari Dirawat di RS Sari Asih

‎Syafrudin diketahui meraih gelar doktor setelah menjalani sidang terbuka atau promosi pada program doktor pendidikan pascasarjana Untirta, pada Selasa (14/3/2023). 

‎Penelitian disertasinya berjudul Pengaruh Kompetensi Manajerial, Kepemimpinan Kewirausahaan Kepala Sekolah dan Kecerdasan Interpersonal terhadap Produktivitas Sekolah Dasar se-Kota Serang.

‎Sementara itu, pada Kamis (16/3/2023), Murni juga meraih gelar Doktor Manajemen Pendidikan. 

‎Penelitiannya berjudul Pengaruh Mutasi, Rotasi, dan Promosi terhadap Pengembangan Karir Tenaga Kependidikan PNS di Kota Serang, Provinsi Banten dengan IPK 3.91.

‎Terkait pertemuan terakhir, Murni menyampaikan bahwa momen tersebut terjadi saat almarhum pertama kali masuk ruang Instalasi Gawat Darurat (UGD).

‎"Terakhir ketemu ketika Bapak pertama kali masuk ke UGD," tuturnya.

‎Meski tidak ada pesan khusus atau wasiat kedinasan sebelum almarhum berpulang, Murni mengingat percakapan terakhir mereka saat takziah meninggalnya adik almarhum Syafrudin beberapa waktu lalu.

‎Dalam kesempatan itu, almarhum sempat memberikan nasihat singkat namun bermakna.

‎"Tidak ada pesan khusus sebetulnya dari beliau, cuma menyampaikan bahwa fokus saja dalam bekerja," pungkasnya.

PROSESI PEMAKAMAN-Suasana pelayat saat prosesi pemakaman mantan Wali Kota Serang Syafrudin di TPU Sumur Pecung, Kota Serang, Banten, Selasa (23/6/2026). Sebelum wafat, almarhum sempat menjalani perawatan akibat stroke di Rumah Sakit Sari Asih, Kota Serang, Banten.
PROSESI PEMAKAMAN-Suasana pelayat saat prosesi pemakaman mantan Wali Kota Serang Syafrudin di TPU Sumur Pecung, Kota Serang, Banten, Selasa (23/6/2026). Sebelum wafat, almarhum sempat menjalani perawatan akibat stroke di Rumah Sakit Sari Asih, Kota Serang, Banten. (TribunBanten.com/Muhamad Rifky Juliana)
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.