Panas Atas Bawah
Oby Lewanmeru June 23, 2026 11:19 PM

Catatan Sepak Bola Dion DB Putra

POS-KUPANG.COM - Pesta  bola empat tahunan, Piala Dunia 2026, mulai memasuki fase yang meremas jantung. Melaju atau terlempar dari gelandang. Sebanyak 16 kontestan akan pulang setelah melakoni 3 pertandingan grup.

Sampai hari Selasa, 23 Juni 2026 empat tim hampir pasti out yaitu Haiti (Grup C), Türkiye (Grup D), Tunisia (Grup F) dan Yordania (Grup J). Total sebanyak 16 tim yang akan gagal masuk babak 32 besar. 

"Panas atas bawah," demikian komentar Nicolas Sino, seorang pemuja sepak bola di Kota Kupang, melukiskan ketatnya persaingan merebut tempat di babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Nicolas menjelaskan, "panas atas" yang dia maksudkan adalah pertarungan sengit meraih posisi pertama dan kedua grup. Sesuai regulasi FIFA, juara dan runner-up otomatis lolos.

Baca juga: Sentuhan Magis Deniz 

"Sedangkan panas bawah adalah persaingan untuk menempati posisi ketiga terbaik grup," kata Nicolas di sela menonton pertandingan tim kesayangannya Prancis melawan Irak, Rabu pagi (23/6/2026). 

Prancis menang 3-0 sekaligus mengoleksi tiket fase knock out. Nicolas riang tak terkira. "Kali ini kami akan juara lagi setelah 1998 dan 2018," ujarnya semringah.

Ya, pada edisi Piala Dunia sebelumnya dengan 32 finalis,  tim yang lolos hanya juara dan runner-up grup. Ketika FIFA membuka kran finalis menjadi 48 tim, mereka mengubah pula regulasinya. 

Selain dua tim teratas grup, tersedia slot untuk 8 tim yang menempati urutan ketiga terbaik di grup. Di sinilah terjadi kompetisi ketat yang disebut Nicolas sebagai "panas bawah".

Finalis Piala Dunia 2026 terbagi dalam 12 grup, A hingga L. Itu berarti terdapat 12 tim yang akan menempati posisi ketiga. Akan tetapi yang berhak lolos ke babak 32 besar hanya 8 tim. Empat tim gugur bersama 16 tim  yang menempati dasar klasemen akhir grup.

Sampai Rabu 23 Juni 2026, Swedia yang mengoleksi 3 poin menempati urutan pertama klasemen 8 tim posisi ketiga terbaik. Urutan kedua Skotlandia (3 poin), disusul Paraguay (3), Tanjung Verde (2), Belgia (2), Portugal (1), Republik Ceko (1), dan Ekuador (1).

Urutan tersebut niscaya berubah mengingat babak penyisihan grup belum usai. Posisi final baru tuan dan puan ketahui setelah matchday ketiga grup.

Baca juga: Bek Persib Asal Argentina Berdoa Buat Lionel Messi, Cs Pertahankan Trofi Piala Dunia

Jika terjadi ada dua tim atau lebih memiliki poin sama, maka penentu klasemen berurutan adalah selisih gol, jumlah gol yang dicetak, head-to-head, poin fair play (kartu). Opsi terakhir adalah undi.  Di Piala Dunia tahun ini FIFA mengutamakan head-to-head.

Sudah lazim berlaku demi mencegah pengaturan skor pada laga terakhir grup, penentuan jadwal dilakukan serentak. FIFA pun memberlakukan investigasi ketat pada hasil yang mencurigakan.

Satu Menit di Tepi Lapangan

Sejumlah regulasi teknis menarik pula kita simak. Batas waktu untuk melakukan lemparan bola ke dalam dan tendangan gawang adalah 5 detik. 

Bila melebihi, wasit memberikan lemparan kepada lawan, dan jika kiper menahan tendangan gawang terlalu lama, lawan mendapat sepak pojok.

Wasit langsung memberikan kartu merah kepada  pemain yang menutup mulut saat berdebat dengan lawan di lapangan.

Pemain atau ofisial yang meninggalkan lapangan (walk out) sebagai bentuk protes atau memprovokasi pemain lain akan dikenakan kartu merah langsung.

Pemain yang diganti harus keluar lapangan dalam waktu maksimal 8-10 detik. Jika memakan waktu terlalu lama, pemain pengganti baru bisa masuk setelah jeda 1 menit, kecuali dia dalam kondisi cedera.

Pada Piala Dunia 2026 ini ada sesuatu yang menarik. Pemain yang menerima perawatan medis di lapangan harus keluar dan menunggu selama 1 menit di pinggir lapangan sebelum diizinkan masuk Kembali. Pengecualian bagi penjaga gawang.

Ketentuan lainnya adalah tim wajib melakukan perjalanan dari lokasi kamp atau markas tim ke stadion pada H-1 pertandingan (atau H-2 dalam kondisi tertentu) dan harus kembali ke markas tim setelah laga berakhir.

Itulah sebabnya  Timnas Iran untuk Piala Dunia 2026 yang bermarkas  di Tijuana, Meksiko, misalnya, harus langsung pulang setelah berlaga di Amerika Serikat.

Skuad Iran batal menempati markas awal mereka di Tucson, Arizona, Amerika Serikat, karena terkendala masalah visa, izin imigrasi, dan kekhawatiran keamanan. 

Sudah menjadi rahasia umum manusia sejagat bahwa relasi Amerika Serikat dan Iran tidak baik-baik saja.

Iran yang bergabung di Grup G bersama Belgia, Mesir dan Selandia Baru melakoni seluruh pertandingan fase grup mereka di Amerika Serikat. Jadi mereka bolak-balik Meksiko-Amerika.

Timnas Iran untuk sementara berada di posisi kedua klasemen Grup G dengan koleksi 2 poin, sama dengan Belgia yang dua kali bermain seri. 

Posisi pertama ditempati Mesir (4 poin), dan Selandia baru di urutan buntut dengan 1 poin. Semua tim di grup ini masih berpeluang lolos. Hasil laga ketiga akan jadi penentu.

Secara personal, rekor manis lagi-lagi memihak kapten Timnas Argentina, Lionel Messi. 
 
Selain membantu sang juara bertahan lolos ke babak 32 besar, Lionel Messi memecahkan rekor top scorer sepanjang masa Piala Dunia.

La Pulga telah mencetak 18 gol di Piala Dunia atau melampaui rekor pemain legendaaris Jerman, Miroslav Klose yang mengoleksi 16 gol.

Messi memecahkan rekor itu setelah mencetak  brace ke gawang Austria saat Argentina menang 2-0 pada matchday kedua Grup J Piala Dunia 2026, Selasa (23/6/2026) dini hari WITA.

Pekan lalu Lionel Messi (38) sudah menyamai perolehan gol Klose berkat  hattrick-nya ke gawang Aljazair.

Tambahan dua gol juga menempatkan Lionel Messi di puncak daftar top scorer sementara Piala Dunia 2026 dengan 5 gol. Jumlah gol mantan pemain Barcelona itu masih bisa bertambah. 

La Albiceleste, julukan Argentina, menyisakan satu laga fase grup melawan Yordania dan sudah lolos ke babak 32 besar.

Pelatih Timnas Argentina  Lionel Scaloni seperti kehilangan kata-kata ketika wartawan meminta pendapatnya tentang keberhasilan Messi.

"Dia memiliki komitmen dan inilah yang dia hasilkan. Saya tidak punya kata-kata lagi untuk berbicara tentang Leo. Rasanya kami sedikit lelah membicarakannya sepanjang waktu," demikian Scaloni.

Anak-anak bola seluruh dunia kini menanti bagaimana kiprah sang rival Messi, Cristiano Ronaldo. Bersama Timnas Portugal, Ronaldo belum mencetak sebiji gol pun. Entahlah pada pertandingan berikut Portugal melawan Uzbekistan dan Kolombia.

Salam bola!  (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.