Kylian Mbappe Akui Penundaan Dua Jam Akibat Badai Membuatnya 'Sangat Gugup' Sebelum Menginspirasi Prancis Raih Kemenangan Piala Dunia atas Irak
Rina Kusumawati June 24, 2026 12:38 AM

Kylian Mbappe mengakui bahwa ia kesulitan menjaga ketenangan diri setelah badai hebat di Philadelphia memaksa penangguhan panjang pada laga Piala Dunia antara Prancis dan Irak. Kapten tim nasional Prancis tersebut mengungkapkan bahwa gangguan tersebut menjadi ujian mental bagi seluruh skuad sebelum ia mencetak dua gol dalam kemenangan 3-0 yang membantu timnya melewati situasi sulit itu.

Badai Tak Menghentikan Langkah Prancis

Pertandingan Piala Dunia antara Prancis dan Irak di Philadelphia sempat terganggu oleh cuaca ekstrem, hingga ofisial pertandingan memutuskan untuk menangguhkan laga selama beberapa waktu. Para pemain dari kedua tim diminta kembali ke ruang ganti sambil menunggu kondisi membaik.

Penundaan yang cukup lama itu menimbulkan ketidakpastian mengenai kapan pertandingan akan dilanjutkan. Namun, saat laga kembali dimulai, Prancis berhasil menguasai jalannya permainan dan menutup pertandingan dengan kemenangan meyakinkan 3-0. Mbappe tampil gemilang dengan mencetak dua gol yang memastikan Les Bleus meraih tiga poin penuh dan lolos ke babak gugur.

Mbappe Buka Suara Tentang Masa Tunggu yang Sulit

Usai peluit akhir dibunyikan, Mbappe jujur mengungkapkan bagaimana penundaan tersebut memengaruhi kondisi mentalnya. Kapten Prancis itu menjelaskan bahwa menjaga intensitas permainan pada laga internasional penting seperti ini hampir mustahil ketika jadwal terganggu oleh faktor eksternal.

"Itu adalah malam yang sangat panjang. Waktu terasa berjalan sangat lambat secara emosional, dan saya sangat gugup," ujar Mbappe, dikutip oleh ESPN. "Ini sangat sulit karena kami harus tetap fokus, kami harus tetap hadir di ruang ganti."

Sulitnya Menjaga Konsentrasi

Mbappe kemudian menjabarkan tantangan spesifik yang mereka hadapi selama hampir dua jam menunggu. Skuad Prancis harus menemukan cara untuk mengisi waktu tanpa kehilangan semangat kompetitif yang dibutuhkan untuk menembus pertahanan Irak yang tangguh begitu cuaca sudah membaik dan pertandingan diizinkan untuk dilanjutkan.

"Kami berada di ruang ganti selama satu setengah jam, hampir dua jam," tambahnya. "Menjaga fokus dalam waktu selama itu sangat sulit. Itu menuntut banyak hal. Kami berusaha keras untuk tetap terlibat. Itu sangat rumit, tetapi pada akhirnya kami mencapai tujuan kami."

Prancis Bertekad Pertahankan Momentum

Prancis kini berupaya membawa kepercayaan diri dari kemenangan ini ke tahap berikutnya dalam perjalanan mereka di Piala Dunia. Hasil ini memastikan langkah mereka ke babak gugur. Namun, sebelum itu, Les Bleus akan menjalani laga terakhir fase grup melawan Norwegia pada hari Jumat untuk menentukan siapa yang keluar sebagai juara grup.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.