Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan – Mengenakan baju kemeja hitam polos yang dipadu hijab berwarna krem, Ketua DPRD Lampung Selatan, Erma Yusneli, berdiri tegak di ruang tamunya.
Baca juga: Anggota Paskibraka Asal NTT Dapat Uang Rp 50 Juta, Sempat Gadaikan Ponsel untuk ke Jakarta
Di sisi kanan dan kirinya, berdiri dua remaja asal Kecamatan Natar yang tampak tegap namun sedikit tersipu malu, Chika Azzahra Salsabilla, siswi SMAN 1 Natar, dan Naufal Ghaly Oktora, siswa SMA Swadhipa Natar.
Erma kemudian merangkul pundak kedua anak tersebut dengan begitu erat dan hangat, layaknya seorang ibu yang sedang melepas anak kandungnya pergi merantau demi mengejar cita-cita besar.
Momen penuh kekeluargaan dan haru itu terekam jelas saat Erma menyambut kedatangan dua pahlawan muda Lampung Selatan tersebut di kediaman pribadinya di Natar, Selasa (23/6/2026).
Bagi Erma, keberhasilan Chika dan Naufal bukan sekadar urusan baris-berbaris di atas lapangan, melainkan sebuah pembuktian besar bahwa anak-anak daerah dari tingkat kecamatan pun punya mental baja untuk menembus Istana Negara.
"Alhamdulillah, kami atas nama pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan mengucapkan selamat dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada dua putra-putri terbaik asal Kecamatan Natar ini. Kalian berhasil lolos sebagai Calon Paskibraka Tingkat Nasional Tahun 2026 mewakili Provinsi Lampung," ujar Erma dengan mata berkaca-kaca karena bangga.
Ia menilai, prestasi yang diraih oleh Chika dan Naufal menjadi bukti nyata bahwa generasi muda Lampung Selatan memiliki kualitas, kedisiplinan yang tinggi, serta jiwa nasionalisme yang tidak kalah saing di tingkat nasional.
Erma juga menitipkan pesan menyentuh agar keduanya tetap membumi, menjaga kesehatan fisik, serta selalu menjaga nama baik tanah kelahiran selama menjalani masa pengetatan di ibu kota.
"Saya berharap Naufal Ghaly Oktara dan Chika Azahra Salsabila dapat menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab, menjaga kesehatan, menjaga nama baik Provinsi Lampung dan Kabupaten Lampung Selatan, serta menjadi teladan bagi pelajar lainnya," lanjutnya dengan lembut.
Tak lupa, ia menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada para orang tua, guru, pelatih, hingga pihak sekolah yang selama ini dengan sabar menemani jatuh bangunnya kedua remaja tersebut hingga sampai di titik tertinggi ini.
"Semoga keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terus belajar, berdisiplin, mencintai tanah air, dan mengukir prestasi di berbagai bidang."
"Kami mendoakan agar keduanya dapat menjalankan tugas sebagai Paskibraka Nasional dengan sukses serta mengharumkan nama Lampung Selatan di tingkat nasional," tutup Erma penuh harap.
Prestasi yang ditorehkan Chika dan Naufal ini memang tergolong luar biasa. Keduanya resmi terpilih sebagai Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Pusat Tahun 2026 dan akan menjadi bagian penting dalam sejarah Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta.
Langkah mereka ke Jakarta tidaklah mudah. Pengumuman resmi yang dikeluarkan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) pada Senin (22/6/2026) mencatat, Chika dan Naufal berhasil menyisihkan ribuan saingan berat.
Dari total 119.441 pelajar yang mendaftar dari seluruh penjuru Indonesia, hanya diambil 76 orang saja untuk tingkat pusat, dan dua di antaranya adalah anak-anak dari Natar.
Kepala BPIP, Yudian Wahyudi, sempat menjelaskan dalam konferensi pers daringnya bahwa para peserta yang terpilih merupakan hasil penyaringan panjang yang menguras fisik, mental, kepribadian, hingga pemahaman ideologi Pancasila yang sangat ketat.
Setelah melewati tahap verifikasi akhir pada 15-19 Juni kemarin di Jakarta, langkah Chika dan Naufal kini tinggal selangkah lagi.
Keduanya akan segera masuk karantina pusat pendidikan dan pelatihan intensif sebelum akhirnya dikukuhkan dan resmi bertugas mengibarkan serta menurunkan Sang Merah Putih di hadapan Presiden pada 17 Agustus 2026.
( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )