TRIBUNTRENDS.COM - Sejumlah wilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta dijadwalkan mengalami pemadaman listrik pada Rabu (24/6/2026).
Kondisi ini merupakan bagian dari pemadaman bergilir yang juga terjadi di beberapa daerah lain di Pulau Jawa.
Berdasarkan informasi yang disampaikan PLN, durasi penghentian sementara pasokan listrik diperkirakan berlangsung antara dua hingga tiga jam, tergantung proses pekerjaan di lapangan.
PLN menjelaskan bahwa pemadaman dilakukan sebagai bagian dari upaya pemulihan jaringan yang sedang mengalami kendala teknis.
Langkah tersebut dinilai perlu untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan dan mencegah gangguan yang lebih besar di kemudian hari.
Di tengah munculnya berbagai spekulasi, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa pemadaman bergilir yang terjadi bukan disebabkan oleh menipisnya pasokan batu bara untuk pembangkit listrik.
Baca juga: Tak Terdampak Pemadaman Listrik, Warga Gunungkidul Yogyakarta Pakai Panel Surya, Andalkan Matahari
Informasi terkait jadwal pemadaman di wilayah Yogyakarta diumumkan langsung oleh PLN melalui akun Instagram resmi @plnjogja agar masyarakat dapat melakukan persiapan lebih awal.
Menurut PLN, penghentian sementara aliran listrik merupakan bagian dari proses pemeliharaan dan normalisasi jaringan.
Dengan pelaksanaan pekerjaan tersebut, pasokan listrik diharapkan dapat kembali berjalan lebih stabil dan andal.
Selain memperbaiki kondisi jaringan yang mengalami gangguan, langkah ini juga dilakukan sebagai bentuk antisipasi untuk meminimalkan risiko pemadaman tidak terencana pada masa mendatang.
Wilayah yang terdampak berada dalam cakupan Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) PLN Yogyakarta dan Wonosari.
PLN pun menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan yang terdampak akibat penghentian sementara layanan listrik tersebut.
Rabu (24/6/2026) pemadaman bergilir di wailayah Yogyakarta dan sekitarnya terjadi mulai pukul 10.00 WIB hingga 13.00 WIB.
Informasi ini disampaikan langsung oleh PLN.
Berikut deretan wilayah yang masuk dalam daftar pemadaman listrik di Yogyakarta.
Yogyakarta
Gunungkidul
Dalam unggahannya, PLN Yogyakarta juga menyertakan disclaimer bahwa waktu pemadaman dapat berubah di luar jadwal.
PT PLN (Persero) terus berupaya memperkuat keandalan pasokan listrik di Pulau Jawa setelah sempat terjadi pemadaman bergilir selama Juni 2026.
Langkah percepatan pemulihan dilakukan untuk memastikan sistem kelistrikan kembali stabil dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.
Salah satu fokus utama PLN adalah mempercepat penanganan gangguan pada pembangkit listrik serta mengamankan pasokan energi primer yang menjadi penopang operasional sistem kelistrikan nasional.
Direktur Utama PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, mengungkapkan bahwa perkembangan positif telah terjadi dalam proses pemulihan tersebut.
Menurutnya, salah satu pembangkit listrik milik Independent Power Producer (IPP) yang sebelumnya mengalami kendala operasional kini telah kembali beroperasi.
Pembangkit tersebut berhasil disinkronkan kembali dengan sistem kelistrikan Jawa pada Minggu (21/6/2026) pukul 18.00 WIB.
Kembalinya pasokan dari pembangkit itu dinilai menjadi faktor penting dalam meningkatkan keandalan jaringan listrik di wilayah Jawa.
"Salah satu pembangkit besar yang sempat gangguan telah berhasil dipulihkan dan telah sinkron dengan sistem kelistrikan Pulau Jawa serta mulai memasok listrik untuk menambah keandalan sistem kelistrikan di Pulau Jawa," ujar Darmawan dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Senin (22/6/2026).
Dengan beroperasinya kembali pembangkit tersebut, PLN optimistis kondisi sistem kelistrikan akan semakin membaik dan risiko gangguan pasokan dapat ditekan.
"Dengan demikian, pemadaman bergilir yang terjadi pada minggu lalu saat ini telah berhasil diminimalisasi,” tambahnya.
(TribunTrends/Ninda)