TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menyampaikan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-34 tingkat Kota Pontianak berjalan dengan lancar hingga penutupan.
"Alhamdulillah pelaksanaan MTQ ke-34 Kota Pontianak pada malam hari ini telah berakhir dengan lancar," ujarnya saat diwawancarai awak media di Taman alun-alun kapuas, Selasa 23 Juni 2026.
Ia menjelaskan, para peserta dengan nilai tertinggi telah ditetapkan sebagai juara 1, juara 2, dan juara 3. Para pemenang tersebut akan dipersiapkan untuk menghadapi ajang MTQ tingkat provinsi.
"Kita sudah menyaksikan para peserta yang memperoleh nilai tertinggi, yaitu juara 1, juara 2, dan juara 3. Para juara ini kita harapkan dapat terus melakukan pelatihan atau training center (TC) di LPTQ Kota Pontianak untuk meningkatkan kualitas mereka dalam menghadapi lomba tingkat provinsi di Kayong, yang direncanakan sekitar bulan Agustus," jelasnya.
Ia menambahkan, bagi peserta yang belum meraih hasil terbaik, masih terbuka peluang untuk berprestasi di kesempatan berikutnya.
"Sementara bagi peserta yang belum mendapatkan nilai tertinggi, masih ada kesempatan di lain waktu dan kesempatan berikutnya," tambahnya.
Secara keseluruhan, pelaksanaan MTQ dinilai berjalan baik, namun tetap akan dilakukan evaluasi untuk peningkatan ke depan.
"Secara umum pelaksanaan berjalan lancar, namun tetap akan terus dievaluasi agar ke depan penyelenggaraan MTQ semakin baik, baik dari sisi kualitas peserta maupun dari sisi antusiasme penonton dan masyarakat yang menyaksikan," tuturnya.
Baca juga: Sukses Tanpa Kendala, MTQ ke-34 Pontianak Jadi Wadah Syiar dan Pembinaan Generasi Muda
Ia juga menegaskan, pembinaan peserta merupakan bagian penting dalam mempersiapkan kafilah berprestasi ke jenjang lebih tinggi.
"Ya, itu merupakan bagian dari pembinaan karena biasanya peserta yang berprestasi di tingkat kota akan diikutkan ke tingkat provinsi, bahkan berpeluang sampai ke tingkat nasional," pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Umum LPTQ Kota Pontianak, Amirullah, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-34 tingkat Kota Pontianak tahun 2026.
"Pertama-tama kita bersyukur karena kegiatan Lomba Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-34 tingkat Kota Pontianak tahun 2026 telah berjalan dengan lancar," ujarnya, Selasa 23 Juni 2026.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
"Kami dari LPTQ Kota Pontianak mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, terutama Bapak Wali Kota Pontianak, panitia, dewan hakim, seluruh kecamatan, LPTQ kecamatan, serta para peserta yang telah berpartisipasi," tambahnya.
Usai pelaksanaan MTQ tingkat kota, tahapan selanjutnya adalah mengikuti MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang dijadwalkan berlangsung pada 1 hingga 9 Agustus 2026 di Sukadana, Kabupaten Kayong Utara.
Untuk menghadapi ajang tersebut, LPTQ Kota Pontianak akan menggelar pemusatan latihan bagi para kafilah.
"Untuk itu, LPTQ Kota Pontianak akan melaksanakan pemusatan latihan atau training center di gedung LPTQ Kota Pontianak. Harapannya, para qari dan qariah serta kafilah Kota Pontianak dapat memperoleh hasil yang terbaik," jelas Amirullah.
Ia menambahkan, pembinaan dilakukan sesuai arahan Wali Kota Pontianak agar para peserta terus meningkatkan kemampuan.
"Sesuai arahan Bapak Wali Kota, beliau menyampaikan agar terus berlatih untuk meningkatkan kemampuan para kafilah. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan dapat mengharumkan nama Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, bahkan hingga tingkat nasional dan internasional," tuturnya.
Terkait apresiasi, LPTQ Kota Pontianak secara rutin memberikan bonus kepada peserta berprestasi.
"LPTQ Kota Pontianak setiap tahun secara rutin memberikan apresiasi kepada peserta yang berprestasi, sesuai dengan kemampuan keuangan yang tersedia, dan hal tersebut akan terus diimplementasikan sesuai arahan Bapak Wali Kota," ungkapnya.
Sementara itu, untuk keikutsertaan di tingkat provinsi, Amirullah menjelaskan bahwa tidak hanya juara pertama yang dipersiapkan.
"Secara umum, juara satu akan menjadi perwakilan Kota Pontianak untuk mengikuti MTQ tingkat provinsi. Namun tidak hanya juara satu saja yang dibina, juara dua dan tiga juga tetap diikutkan dalam pemusatan latihan sebagai cadangan, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,Dengan demikian, dalam proses training center nanti tidak hanya juara satu yang dilibatkan, tetapi juga juara dua dan tiga," pungkasnya. (*)