Baliho Ultah Jokowi Diduga Pakai APBD, Gerindra Solo Protes: Kenapa Saat Pak Prabowo Tak Ada Ucapan
Rita Noor Shobah June 24, 2026 06:19 AM

TRIBUNKALTIM.CO - Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), merayakan ulang tahun ke-65 pada Minggu (21/6/2026).

Perayaan ini ditandai dengan pemasangan karangan bunga di depan rumah pribadinya di Sumber, Solo, Jawa Tengah, serta kehadiran ratusan warga dari berbagai daerah yang datang untuk memberikan ucapan selamat.

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo pun turut dalam euforia tersebut.

Baca juga: Jokowi Minta PSI Kawal Prabowo-Gibran Dua Periode, Pengamat Sebut Alasan Partai Lain Belum Antusias

Pemkot Solo memasang baliho ucapan ulang tahun Jokowi di sejumlah titik strategis.

Berdasarkan pantauan, baliho terlihat di Simpang Sumber Kecamatan Banjarsari, Jalan Adi Sucipto depan kantor PDAM, hingga Simpang Tugu Lilin Kelurahan Pajang.

Menuai Kritik dari Gerindra

Namun, langkah Pemkot Solo menuai kritik dari Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Solo, Ardianto.

Ia menilai Wali Kota Solo, Respati Ardi, tidak menunjukkan perlakuan serupa ketika Presiden Prabowo Subianto berulang tahun.

“Kenapa ketika Pak Prabowo kok tidak ada ucapan? Ini membuat saya juga agak kecewa sedikit dengan apa yang diberikan mas Wali kepada Pak Jokowi, tetapi kenapa Pak Prabowo tidak ada? Padahal beliau juga menjadi kader Gerindra,” ujar Ardianto, Senin (22/6/2026), dikutip dari TribunSolo.com.

Baliho Pakai APBD Harus Dievaluasi

Menurutnya, pemasangan baliho ucapan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) perlu dievaluasi.

"Jadi tanggapan saya itu kita evaluasi dulu. Langkah yang beliau ambil kenapa tidak ke reklame swasta? Nah itu kita harus kita evaluasi dulu,” tandasnya.

Ia enggan berspekulasi terkait kemungkinan manuver politik Wali Kota Solo yang saat ini berstatus kader Gerindra.

Baca juga: Jokowi Disebut Akan Ungkap Orang Kuat yang Diduga Intervensi Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa

“Kalau saya unsurnya ke arah sana (manuver politik) saya belum memaknai. Cuma mungkin karena Pak Jokowi ini di Kota Solo, mungkin dia, beliaunya ini memberikan selamat kan mungkin juga karena hadir di Kota Solo. Mungkin itu aja pendapat saya,” tuturnya.

Penjelasan Wali Kota Solo

Sementara itu, Respati Ardi, mengakui kesalahannya dan menerima evaluasi dari partai.

“Pokoknya siap salah, Ketua. Ya beberapa kita keberkahan beliau. Hari ini pun Kota Solo tetap mendapatkan berkah. Kalau masalah ada yang kemarin dari Pak Ketua siap salah,” katanya, Selasa (23/6/2026).

Ia menerangkan pemasangan baliho tersebut untuk mengapresiasi kinerja Jokowi selama menjadi Wali Kota Solo dua periode.

"Ya ini bentuk apresiasi, kita ingat pemerintahan Kota Surakarta ini perubahan drastis di era beliau. Pembangunan yang luar biasa," ujarnya.

Ia berharap kepemimpinan Jokowi menjadi inspirasi bagi generasi muda.

"Semoga beliau terus menginspirasi bagi kami yang bertugas saat ini," pungkasnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.