Tak Cuma ke KPAI, Sarwendah Kini Datangi Komnas Perempuan, Minta Tolong Hak-haknya Dilindungi
Putri Asti June 24, 2026 07:44 AM

 

TRIBUNSTYLE.COM - Sarwendah akhirnya mengambil langkah serius di tengah konflik pasca perceraiannya dengan Ruben Onsu. 

Didampingi kuasa hukumnya, Chris Sam Siwu, ia mendatangi Komnas Perempuan untuk mencari perlindungan hukum.

Kedatangan Sarwendah ke Komnas Perempuan langsung menyita perhatian publik. 

Di tengah polemik rumah tangga yang terus menjadi sorotan, langkah ini dianggap sebagai sinyal bahwa situasi sudah semakin serius.

Mantan istri Ruben Onsu itu terlihat datang dengan wajah tenang. 

Setelah ke KPAI, Sarwendah kini juga datangi Komnas Perempuan..
Setelah ke KPAI, Sarwendah kini juga datangi Komnas Perempuan.. (Instagram @sarwendah29)

Namun di balik ketenangannya, tersimpan persoalan panjang yang kini mulai dibukanya secara perlahan.

Chris Sam Siwu menegaskan bahwa tujuan kedatangan mereka bukan untuk menyerang atau menyalahkan pihak tertentu. 

Fokus utama mereka disebut hanya mencari solusi terbaik.

Baca juga: Sebelum Ruben Onsu, Sarwendah Ternyata Lebih Dulu Lapor KPAI, Psikolog Solo Ingatkan Keamanan Anak

Menurut Chris, Sarwendah datang sebagai seorang perempuan yang ingin mendapatkan perlindungan atas hak-haknya. 

Terlebih, anak-anaknya juga berada dalam situasi yang ikut terdampak.

“Kedatangan kami sederhana ya bahwa Sarwendah adalah seorang perempuan, anak-anaknya juga seorang perempuan. Kami di sini berdiskusi, kami di sini mencari solusi,” ujar Chris Sam Siwu di kawasan Jakarta Pusat, Selasa, 23 Juni 2026.

Chris mengungkapkan bahwa pihak Komnas Perempuan menyambut baik kedatangan mereka. 

Sarwendah pun disebut mendapat dukungan penuh sebagai seorang perempuan.

Dalam pertemuan tersebut, Sarwendah membeberkan berbagai fakta yang selama ini dipendamnya. 

Cerita itu disebut dimulai sejak awal pernikahan hingga berakhirnya rumah tangga mereka.

Menurut Chris, Sarwendah datang sebagai seorang perempuan yang ingin mendapatkan perlindungan atas hak-haknya.
Menurut Chris, Sarwendah datang sebagai seorang perempuan yang ingin mendapatkan perlindungan atas hak-haknya. (Instagram @ruben_onsu @sarwendah29)

Menurut Chris, semua yang disampaikan Sarwendah merupakan kejadian sebenarnya yang dialaminya selama bertahun-tahun menjalani kehidupan rumah tangga.

“Alhamdulillah diterima oleh komisioner dan mereka juga sangat mensupport Wendah sebagai seorang perempuan, dan apa yang sudah kami sampaikan itu adalah bentuk kejadian sebenarnya, kronologis sebenarnya apa yang terjadi dari awal Sarwendah menikah sampai akhir,” ungkap Chris.

Tak hanya datang membawa cerita, Sarwendah juga disebut menyertakan berbagai bukti untuk memperkuat setiap pernyataan yang disampaikan kepada Komnas Perempuan.

“Klien kami menyampaikan semua dengan sebenar-benarnya dengan bukti yang ada,” lanjut Chris.

Kuasa hukum Sarwendah juga menyampaikan apresiasi kepada Komnas Perempuan yang telah memberikan waktu dan ruang untuk mendengarkan cerita kliennya.

Mereka berharap persoalan ini nantinya bisa selesai dengan baik tanpa menimbulkan dampak yang lebih besar bagi keluarga, terutama anak-anak.

Chris memilih tidak membeberkan secara detail isi pembicaraan dalam pertemuan tersebut. Ia menyerahkan sepenuhnya kepada pihak Komnas Perempuan.

Menurutnya, ada hal-hal yang memang tidak pantas menjadi konsumsi publik. Terlebih jika menyangkut kondisi psikologis anak-anak.

"Hak-hak klien kami sebagai seorang perempuan ya dan anak-anaknya juga kan sebagai perempuan juga ya. Kami mohon kepada media juga tetap bisa menjaga kondusivitaslah karena kasihan anak-anak. Kami lakukan semua ini demi anak-anak," tandasnya.

(TribunStyle.com/Putri Asti)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.