Detik-detik 2 Wanita Diseruduk Avanza di Arteri Supadio, Terpental dan Tergeletak Bersimbah Darah!
Faiz Iqbal Maulid June 24, 2026 06:32 AM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Insiden kecelakaan lalu lintas di Jalan Arteri Supadio, Kabupaten Kubu Raya pada Selasa 23 Juni 2026 siang menggemparkan warga Kota Pontianak dan sekitarnya.

Kecelakaan itu menyebabkan dua perempuan dewasa tergeletak bersimbah darah.

Mereka ditabrak sebuah mobil yang diduga melaju dengan kecepatan tinggi.

Petugas Keamanan Setempat Ungkap Detik-detik Benturan

Petugas keamanan setempat, Heru Prasetyo, mengatakan dirinya langsung menuju lokasi setelah mendengar suara benturan keras.

"Saat itu saya lagi duduk di depan pas istirahat. Tiba-tiba terdengar suara keras ‘duar’ seperti kecelakaan, jadi saya langsung lari ke lokasi kejadian," ujarnya saat ditemui TribunPontianak.co.id, Selasa 23 Juni 2026.

Setibanya di lokasi, Heru melihat kedua korban sudah tergeletak di badan jalan, sementara sepeda motor berada di tengah jalan.

• Kronologi Lengkap Kecelakaan di Jalan Arteri Supadio yang Sebabkan 2 Wanita Tergeletak

Mobil yang menabrak disebut sempat membanting setir untuk menepikan kendaraan nya ke arah depan sebuah minimarket.

"Saya lihat dua korban sudah tergeletak semua, motornya di tengah jalan. Mobil yang nabrak itu langsung banting setir ke depan Alfamart untuk menepi," jelasnya.

Menurut keterangan saksi, sebelum kejadian mobil tersebut sudah melaju kencang dan hampir menabrak kendaraan lain.

"Dari kejauhan memang mobil ini sudah melaju kencang, bahkan sebelumnya hampir menabrak motor lain. Dua korban ini akhirnya diseruduk dari belakang sampai terpental ke jalan," tambahnya.

Akibat benturan tersebut, kedua korban mengalami luka serius di beberapa bagian tubuh.

Meski sempat menunjukkan tanda-tanda pergerakan, kondisi korban disebut cukup parah.

"Waktu tergeletak masih ada sedikit gerakan tangan, tapi kondisinya parah. Ada luka di bagian mata, leher, dan kaki, bahkan betisnya robek," ungkap Heru.

Sementara itu, pengemudi mobil dan ibunya yang berada di dalam kendaraan dilaporkan tidak mengalami luka.

Namun, pengemudi terlihat syok setelah kejadian.

"Yang bawa mobil kayaknya syok, sampai nggak bisa gerak," katanya.

Heru menduga pengemudi mobil sedang terburu-buru saat berkendara, meski belum diketahui tujuan pastinya.

"Kalau lihat lajunya, kemungkinan buru-buru, entah ke bandara atau ke rumah sakit, kita juga nggak tahu," ujarnya.

Proses evakuasi sempat terkendala karena ambulans datang cukup lama.

Warga sekitar pun menunggu untuk memberikan pertolongan awal sebelum korban akhirnya dilarikan ke rumah sakit.

"Ambulans agak lama datang, jadi warga masih menunggu untuk penanganan," tambahnya.

Akibat kecelakaan tersebut, mobil mengalami kerusakan cukup parah di bagian depan. 

Kaca kendaraan retak, bodi depan penyok, spion kanan lepas, serta bemper depan terlepas. 

• BREAKING NEWS - Kecelakaan di Ayani 2 Supadio Kubu Raya, Dua Wanita Tergeletak Tak Berdaya

Polisi Ungkap Kronologi

Polres Kubu Raya mengungkap kronologi kecelakaan itu.

Berdasarkan keterangan polisi, kecelakaan itu melibatkan satu kendaraan sepeda motor dan satu mobil.

"Kecelakaan bermula ketika pengendara sepeda motor AF dan BR dari arah supadio hendak memutar balik menuju Wonodadi di U-turn. Kemudian tepat depan Kantor PDIP pengendara sepeda motor ini tertabrak oleh minibus Toyota Avanza," kata Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, Selasa 23 Juni 2026.

Lebih lanjut dijelaskannya, kedua korban yang merupakan pengendara dan penumpang sepeda motor ini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit.

“Kedua korban masih dalam perawatan intensif di IGD RSUD Soedarso. Keduanya merupakan warga yang berdomisili di Wonodadi,” ujarnya.

Guna menjalani proses hukum, Unit Gakkum Satlantas Polres Kubu Raya telah mengamankan kendaraan yang terlibat dalam insiden itu sebagai barang bukti.

“Kami sudah mengamankan satu unit sepeda motor dan satu unit mobil Toyota Avanza yang terlibat dalam kecelakaan tersebut,” pungkasnya.

Untuk itu, dirinya mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati dan memastikan kondisi lalu lintas aman sebelum melakukan manuver, terutama saat berputar arah di jalur yang padat kendaraan. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.