TRIBUNNEWS.COM - Kapten Timnas Inggris, Harry Kane, buka suara setelah The Three Lions gagal meraih kemenangan saat ditahan imbang Ghana pada matchday kedua Grup L Piala Dunia 2026.
Inggris harus puas bermain 0-0 melawan Ghana dalam laga yang berlangsung di Stadion Gillette, Boston, Rabu (24/6/2026) dini hari WIB.
Hasil tersebut membuat Inggris gagal mengunci kemenangan kedua beruntun di fase grup, meski tetap berada di puncak klasemen dengan memiliki 4 poin dari dua laga.
Meski gagal meraih kemenangan di matchday kedua, Inggris tetap dianggap sebagai salah satu tim kandidat juara di Piala Dunia 2026.
"Iya, kalau untuk kandidat juara memang enggak akan jauh-jauh dari Top 10-nya FIFA, ada Prancis, Inggris, Portugal, Brasil ya termasuk, juara bertahan Argentina, ada Belgia juga, termasuk juga Belanda sama Jerman," kata wakil ketua Oranje Indonesia, Arnan Binafsihi, saat berbincang di Podcast Super Taktik di Kantor Tribunnews, Karanganyar, Jawa Tengah.
Kini seusai pertandingan, Harry Kane mengakui laga melawan Ghana berjalan sulit. Menurut penyerang Bayern Muenchen itu, Ghana tampil disiplin dan menyulitkan Inggris untuk membongkar pertahanan mereka.
"Ya, ini salah satu pertandingan sangat sulit. Mereka adalah tim yang sulit ditembus dan jelas kami menguasai bola cukup banyak,"kata Kane, dikutip dari BBC.
Inggris memang tampil dominan dalam penguasaan bola sepanjang pertandingan.
Namun dominasi itu tidak sepenuhnya berbuah peluang matang, terutama karena Ghana bermain rapat dan mengandalkan serangan balik.
Kane menilai performa terbaik Inggris justru muncul pada 15 menit terakhir di masing-masing babak.
Pada momen itu, The Three Lions sempat menciptakan beberapa peluang emas untuk memecah kebuntuan, salah satunya lewat sepakan Nico O'Reilly yang membentur mistar.
"Barangkali 15 menit terakhir di kedua babak adalah saat kami bermain paling baik dan punya beberapa peluang. Saya punya satu peluang bagus, Nico [O’Reilly] juga sempat membentur mistar," lanjut Kane.
"Ini bisa saja menjadi pertandingan yang kami menangi. Pada akhirnya kami juga tidak memberi terlalu banyak peluang kepada mereka," ujar Kane.
Baca juga: Cristiano Ronaldo Buka Suara soal Potensi Duel Lawan Messi di Piala Dunia 2026
Sepanjang pertandingan, Ghana memang lebih banyak menunggu dan mengandalkan kecepatan pemain-pemain depannya untuk mengancam lewat transisi cepat. Namun Kane menilai pertahanan Inggris cukup mampu mengendalikan ancaman tersebut.
"Ada beberapa serangan balik sepanjang laga, tetapi mereka punya pemain-pemain berbahaya dan secara keseluruhan kami mengontrol itu dengan cukup baik," sambungnya.
Meski gagal menang, Kane menegaskan Inggris tetap harus mensyukuri tambahan satu poin dari laga ini. Ia menilai hasil imbang tersebut masih menjaga posisi timnya di klasemen Grup L.
"Lihat, kami memang menginginkan kemenangan, tetapi kami mengambil satu poin ini dan kami masih berada dalam posisi yang sangat baik di grup," tegas Kane.
Hasil imbang kontra Ghana membuat langkah Inggris menuju fase gugur belum sepenuhnya aman.
Armada Thomas Tuchel tersebut harus menjalani laga penentuan kontra panama di laga pamungkas Grup L, Minggu (28/6/2026) demi memastikan tiket lolos ke babak 32 besar.
(Tribunnews.com/Hafidh Rizky Pratama)