TRIBUNSUMSEL.COM -- kondisi kesehatan aktor senior Tio Pakusadewo kini berangsur membaik setelah sempat dilarikan ke rumah sakit akibat serangan jantung.
Setelah diperbolehkan pulang, pria berusia 62 tahun ini kembali beraktivitas dan membagikan kisah perjuangannya melawan penyakit tersebut.
Saat hadir sebagai bintang tamu di sebuah program televisi, pemilik nama lengkap Kanjeng Raden Tumenggung Irwan Susetyo Pakusadewo ini mengungkapkan gejala awal yang dirasakannya cukup unik dan sempat dianggap sepele, yakni cegukan yang tidak kunjung berhenti.
Baca juga: Berjuang Lawan Penyakit Jantung, Tio Pakusadewo: Sakit Ini Bentuk Sayangnya Tuhan
Merasa ada yang tidak beres karena kondisi tersebut berlangsung hingga dua bulan, Tio akhirnya memutuskan untuk melakukan pemeriksaan medis secara mendalam ke rumah sakit.
Dari sanalah baru diketahui adanya masalah serius pada organ jantungnya.
"Pas dicek tuh ada penyumbatan di pembuluh darah. Jadi harus pemasangan ring di jantung. Jadi baru tau tuh pas di rumah sakit," ucapnya.
Dalam proses pengobatannya, Tio Pakusadewo mengaku memanfaatkan fasilitas Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.
Di samping itu, ia juga sangat bersyukur karena mendapatkan perhatian dan dukungan moral yang besar dari sesama rekan artis selama satu bulan menjalani perawatan intensif.
"Oh, mereka sangat support. Sangat baik, sangat perhatian, sangat sayang ke saya. Ya... nggak ada kendala itu, semua happy-happy," jelas Tio mengenai dukungan dari komunitas selebritas.
Setelah kondisinya dinyatakan stabil dan diperbolehkan rawat jalan, Tio kini fokus pada masa pemulihan.
Ia mengaku membatasi aktivitas fisik berat dan memilih metode perawatan alternatif yang lebih ringan.
"Pengobatannya ya sekarang pijat aja gak olahraga," ujar Tio Pakusadewo.
Secara medis, cegukan yang berlangsung lebih dari 48 jam atau kronis memang patut diwaspadai.
Kondisi tersebut bisa menjadi indikasi adanya gangguan kesehatan yang lebih serius, termasuk penyumbatan pembuluh darah atau serangan jantung, seperti yang dialami oleh Tio Pakusadewo.
Mengutip berbagai sumber, cegukan berkepanjangan (lebih dari 48 jam) dapat menandakan adanya gangguan serius pada tubuh.
Gangguan jantung termasuk serangan jantung dan peradangan selaput jantung tercatat sebagai salah satu penyebab cegukan persisten. Hal ini terjadi karena iritasi pada saraf diafragma atau saraf vagus yang berhubungan dengan fungsi jantung.
Diafragma berkontraksi tiba-tiba → menyebabkan suara “hik”.
Saraf vagus dan frenikus yang mengontrol diafragma bisa teriritasi oleh:
Durasi normal: beberapa menit, biasanya hilang sendiri.
Kategori berbahaya:
Komplikasi: kelelahan, malnutrisi, dehidrasi, bahkan memperburuk penyakit yang mendasari.
Segera periksa bila cegukan:
(*)
Sebagian penulisan telah dikelola dari Tribunnews.com
Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com