Modrić Rayakan Penampilan ke-200 saat Kroasia Kalahkan Panama 1–0 di Piala Dunia
Diana Forsythe June 24, 2026 11:59 AM

Toronto – Luka Modrić menandai tonggak sejarah bersejarah saat ia mencatatkan penampilan internasionalnya yang ke-200, memimpin Kroasia meraih kemenangan tipis 1–0 atas Panama dalam pertandingan grup Piala Dunia FIFA mereka di Toronto.

Momen penentu terjadi pada menit ke-54 ketika pemain pengganti Ante Budimir menyelesaikan sebuah pergerakan terencana dengan baik yang melibatkan Josip Stanišić dan Marco Pašalić, menyambut umpan rendah dengan kaki kirinya. Gol tersebut memicu perayaan di antara para pendukung Kroasia yang memadati stadion.

Kemenangan ini sangat penting bagi Kroasia setelah kekalahan 4–2 mereka pada laga pembuka melawan Inggris, menjaga harapan mereka untuk melaju ke babak gugur tetap hidup. Sementara itu, Panama tersingkir setelah mengalami kekalahan kedua berturut-turut di grup.

Sebelum kick-off, ribuan penggemar Kroasia menciptakan suasana meriah di sekitar stadion, dengan kaus kotak-kotak merah-putih mendominasi tribun. Pendukung Panama juga menunjukkan kehadiran mereka di sisi berlawanan arena tersebut.

Di lapangan, Panama hampir mencetak gol pada babak pertama ketika José Luis Rodríguez membentur mistar gawang dengan sundulan, memaksa penjaga gawang Kroasia Dominik Livaković melakukan sentuhan penting. Di sisi lain, penjaga gawang Panama Orlando Mosquera melakukan penyelamatan kuat untuk menggagalkan peluang Martin Baturina tepat sebelum jeda babak pertama.

Setelah jeda, Kroasia meningkatkan tekanan dan akhirnya menemukan terobosan melalui Budimir. Modrić terus memengaruhi permainan, kemudian memberikan umpan kepada Marco Pašalić untuk kesempatan lain, yang kembali digagalkan oleh Mosquera.

Panama berusaha keras untuk menyamakan kedudukan di akhir pertandingan, tetapi Livaković melakukan beberapa penyelamatan penting untuk menjaga gawangnya tetap bersih.

Modrić digantikan pada menit ke-82 dengan tepuk tangan meriah dari penonton, sementara rekan setimnya Marin Pongračić memujinya sebagai “legenda sepak bola Kroasia” dan menyoroti kepemimpinannya serta pengaruhnya terhadap skuad.

Kroasia kini mengalihkan perhatian mereka ke pertandingan grup terakhir melawan Ghana, sementara Panama akan menghadapi Inggris.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.