Plt Bupati Sitaro Konsultasi ke Kemendagri, Bahas Penguatan Fiskal dan Program Prioritas Daerah
Indry Panigoro June 24, 2026 10:33 AM

TRIBUNMANADO.CO.ID, SITARO - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Heronimus Makainas, SE, MM, melakukan audiensi dengan Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, A. Fatoni, di Gedung H Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Selasa (23/6/2026).

Pertemuan tersebut turut dihadiri Direktur Perencanaan Anggaran Daerah dan menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Sitaro untuk memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat dalam bidang pengelolaan keuangan daerah dan perencanaan pembangunan.

Dalam audiensi tersebut, Heronimus Makainas menyampaikan sejumlah isu strategis yang menjadi perhatian pemerintah daerah, mulai dari peningkatan kapasitas fiskal, penguatan tata kelola keuangan, hingga dukungan pemerintah pusat terhadap berbagai program pembangunan prioritas di Kabupaten Sitaro.

"Kami terus berupaya membangun komunikasi dan sinergi yang baik dengan pemerintah pusat agar berbagai program pembangunan daerah dapat berjalan selaras dengan kebijakan nasional serta memberikan dampak positif bagi masyarakat," ujar Heronimus Makainas.

Sementara itu, A. Fatoni memberikan arahan terkait pentingnya pengelolaan keuangan daerah yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Ia menekankan bahwa kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, pemerintah daerah perlu terus memperkuat perencanaan dan pengelolaan anggaran agar setiap program yang dilaksanakan dapat memberikan hasil yang optimal serta tepat sasaran.

Melalui pertemuan ini, Pemerintah Kabupaten Sitaro berharap koordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri semakin erat, sehingga berbagai program pembangunan dan pelayanan publik di daerah dapat terlaksana secara maksimal dan berkelanjutan demi kemajuan Kabupaten Sitaro.

Tentang Sitaro

Sitaro merupakan wilayah kepulauan di Provinsi Sulawesi Utara yang terdiri dari gugusan pulau vulkanik, dengan Pulau Siau sebagai pusat pemerintahan.

Sitaro dikenal sebagai daerah yang memiliki karakter geografis rawan bencana alam, terutama aktivitas Gunung Karangetang di Pulau Siau yang masih aktif, sehingga menjadi salah satu perhatian dalam perencanaan pembangunan daerah.

Secara ekonomi, masyarakat Sitaro banyak bergantung pada sektor perikanan, pertanian, dan perdagangan antar-pulau, dengan tantangan utama berupa keterbatasan konektivitas dan distribusi logistik akibat kondisi kepulauan.

Dari sisi pembangunan, pemerintah daerah terus mendorong peningkatan infrastruktur dasar, penguatan fiskal daerah, serta akses layanan publik agar pembangunan di wilayah kepulauan lebih merata dan berkelanjutan.

Sitaro sendiri merupakan wilayah kepulauan di Sulawesi Utara yang berada di utara Kota Manado dengan jarak sekitar 130-150 km melalui jalur laut, dengan waktu tempuh kapal feri berkisar 6-10 jam tergantung kondisi cuaca dan rute pelayaran.

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.