PROHABA.CO - Tenggorokan kering merupakan keluhan yang cukup sering dialami banyak orang.
Meski terkesan ringan, kondisi ini dapat menimbulkan rasa tidak nyaman dan mengganggu berbagai aktivitas sehari-hari, mulai dari berbicara, makan, hingga tidur di malam hari.
Saat tenggorokan terasa kering, seseorang biasanya akan mengalami sensasi gatal, serak, atau seperti ada yang mengganjal di area tenggorokan.
Keluhan ini bisa muncul sesekali maupun berlangsung dalam waktu yang cukup lama, tergantung penyebab yang mendasarinya.
Penyebab tenggorokan kering sangat beragam.
Tidak hanya karena kurang minum, kondisi ini juga dapat dipicu oleh faktor lingkungan hingga gangguan kesehatan tertentu.
Karena itu, penting untuk mengenali berbagai penyebabnya agar penanganan yang dilakukan lebih tepat.
Berikut sejumlah faktor yang dapat menyebabkan tenggorokan terasa kering dan perlu diwaspadai.
Paparan udara dengan tingkat kelembapan rendah menjadi salah satu penyebab tenggorokan kering yang paling umum terjadi.
Kondisi ini sering dialami saat cuaca panas, musim kemarau, atau ketika seseorang terlalu lama berada di ruangan ber-AC
Udara yang kering dapat mengurangi kelembapan alami pada saluran pernapasan.
Akibatnya, tenggorokan menjadi terasa gatal, kering, bahkan memicu batuk ringan hingga berkepanjangan.
Baca juga: Apakah Memakan Es Krim Dapat Memicu Sakit Tenggorokan?
Kurangnya asupan cairan juga dapat menyebabkan tenggorokan terasa kering.
Saat tubuh mengalami dehidrasi, produksi air liur akan berkurang sehingga kelembapan di area mulut dan tenggorokan tidak terjaga dengan baik.
Dehidrasi tidak hanya disebabkan oleh kebiasaan kurang minum.
Kondisi ini juga dapat terjadi akibat muntah, diare, berkeringat berlebihan, atau terlalu sering buang air kecil.
Oleh karena itu, menjaga kebutuhan cairan harian menjadi langkah penting untuk mencegah tenggorokan kering.
Beberapa jenis obat diketahui memiliki efek samping berupa mulut dan tenggorokan kering.
Kondisi ini terjadi karena obat dapat menurunkan produksi air liur sehingga kelembapan rongga mulut ikut berkurang.
Jika keluhan muncul setelah mengonsumsi obat tertentu dan berlangsung terus-menerus, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang sesuai.
Baca juga: Segini Kebutuhan Mineral yang Direkom Para Ahli agar Tubuh Kita Terhindar dari Dehidrasi
Alergi juga bisa menjadi pemicu tenggorokan kering.
Saat tubuh terpapar alergen seperti debu, serbuk sari, atau bulu hewan, sistem kekebalan tubuh akan memunculkan reaksi berupa bersin, batuk, dan hidung tersumbat.
Hidung yang tersumbat membuat seseorang cenderung bernapas melalui mulut.
Kebiasaan ini dapat menyebabkan tenggorokan kehilangan kelembapannya sehingga muncul sensasi kering dan tidak nyaman.
Penyakit asam lambung atau Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) juga dapat menyebabkan tenggorokan terasa kering.
Kondisi ini terjadi ketika asam lambung naik hingga ke kerongkongan dan mencapai area tenggorokan.
Paparan asam lambung secara terus-menerus dapat mengiritasi jaringan di sekitar tenggorokan.
Selain rasa kering, penderita GERD biasanya juga mengalami sensasi mengganjal di tenggorokan, suara serak, batuk kronis, hingga rasa terbakar di dada atau heartburn.
Baca juga: Jangan Salah Pilih! Ini 7 Buah yang Baik untuk Penderita Asam Lambung
Laringitis merupakan peradangan pada laring atau kotak suara yang umumnya disebabkan oleh infeksi virus.
Kondisi ini dapat membuat tenggorokan terasa kering, gatal, dan memicu batuk.
Tak hanya itu, penderita laringitis sering mengalami perubahan suara menjadi serak atau bahkan kehilangan suara sementara.
Gejala biasanya akan membaik setelah infeksi mereda dan penderita mendapatkan istirahat yang cukup.
Radang tenggorokan atau faringitis menjadi salah satu penyebab tenggorokan kering yang paling sering terjadi.
Kondisi ini umumnya dipicu oleh infeksi virus maupun bakteri yang menyerang jaringan di bagian belakang tenggorokan.
Selain menimbulkan rasa kering, radang tenggorokan juga dapat menyebabkan nyeri saat menelan, tenggorokan gatal, hingga demam.
Penyakit ini dapat menular melalui percikan batuk atau bersin dari penderita, serta penggunaan alat makan secara bergantian tanpa menjaga kebersihan.
Meski umumnya tidak berbahaya, tenggorokan kering yang berlangsung lama atau disertai gejala lain seperti demam tinggi, kesulitan menelan, sesak napas, hingga penurunan berat badan sebaiknya tidak diabaikan.
Pemeriksaan medis diperlukan untuk mengetahui penyebab pasti dan mendapatkan penanganan yang sesuai.
Menjaga asupan cairan, menghindari paparan udara yang terlalu kering, serta menerapkan pola hidup sehat dapat membantu mencegah munculnya keluhan tenggorokan kering.
Dengan mengenali penyebabnya sejak dini, risiko komplikasi yang lebih serius pun dapat diminimalkan.
Baca juga: Bukan Sekadar Penghilang Kantuk, Ini 5 Manfaat Kopi untuk Kesehatan
Baca juga: Tak Hanya Susu, Ini 5 Buah yang Dapat Membantu Menjaga Kesehatan Tulang
Baca juga: Lima Sayuran Kaya Zat Besi yang Baik untuk Mencegah Anemia dan Menjaga Kesehatan Tubuh