Harga Emas Antam 24 Juni 2026 Terjun Bebas, Buyback Ambles Rp36.000
Dian Anditya Mutiara June 24, 2026 11:33 AM

 

WARTAKOTALIVE.COM - Harga emas batangan bersertifikat Antam keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk mengalami penurunan pada perdagangan Rabu (24/6/2026).

Berdasarkan informasi dari Logam Mulia, harga emas Antam pecahan 1 gram berada di level Rp2.655.000 per gram.

Harga tersebut turun Rp18.000 dibandingkan perdagangan sehari sebelumnya yang berada di posisi Rp 2.673.000 per gram.

Sementara itu, harga buyback atau harga jual kembali emas Antam juga mengalami penurunan cukup tajam.

Baca juga: Harga Emas Antam Hari Ini 17 Juni 2026 Naik, Buyback Tembus Rp2,514 Juta

Pada Rabu (24/6/2026), harga buyback tercatat sebesar Rp2.372.000 per gram atau turun Rp36.000 dibandingkan hari sebelumnya.

Perlu diketahui, harga emas merupakan harga yang berlaku saat konsumen membeli emas dari gerai Logam Mulia.

Sedangkan harga buyback adalah harga yang berlaku saat pemilik emas menjual kembali emasnya kepada pihak Logam Mulia.

Daftar Harga Emas Antam Hari Ini

Berikut daftar harga emas Antam per Rabu (24/6/2026) yang belum termasuk pajak:

0,5 gram: Rp1.377.500
1 gram: Rp2.655.000
2 gram: Rp5.250.000
3 gram: Rp7.850.000
5 gram: Rp13.050.000
10 gram: Rp26.045.000
25 gram: Rp64.987.000
50 gram: Rp129.895.000
100 gram: Rp259.712.000
250 gram: Rp649.015.000
500 gram: Rp1.297.820.000
1.000 gram: Rp2.595.600.000

Apakah Saat Harga Turun Menjadi Waktu Terbaik Membeli Emas?

Banyak investor menganggap penurunan harga emas sebagai peluang untuk melakukan pembelian.

Strategi ini dikenal sebagai market timing atau membeli saat harga sedang melemah dengan harapan memperoleh harga terbaik.

Kelebihan strategi ini antara lain:

  • Berpeluang mendapatkan harga beli yang lebih murah.
  • Cocok bagi investor yang aktif memantau pergerakan pasar.

Namun, strategi timing juga memiliki sejumlah risiko, seperti:

  • Sulit menentukan titik harga terendah secara akurat.
  • Berisiko menunda pembelian terlalu lama.
  • Berpotensi kehilangan peluang ketika harga kembali naik.

Karena itu, investor perlu menyesuaikan strategi pembelian emas dengan tujuan investasi, profil risiko, serta kemampuan dalam memantau pergerakan pasar secara berkala.

Bagi investor jangka panjang, metode pembelian bertahap atau dollar cost averaging (DCA) sering dianggap lebih efektif karena tidak terlalu bergantung pada fluktuasi harga harian. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.