Yordania mungkin harus mengakhiri perjalanan mereka di Piala Dunia FIFA 2026, namun tim debutan ini meninggalkan kesan mendalam melalui tindakan menyentuh di luar lapangan.
Setelah kalah 2-1 dari Aljazair di California, harapan Yordania untuk melaju ke babak gugur resmi pupus. Sebelumnya, mereka juga kalah 3-1 pada laga pembuka Grup J melawan Austria. Dengan dua kekalahan tersebut, tim yang menempati peringkat ke-72 dunia itu tidak lagi memiliki peluang lolos, meskipun masih memiliki satu pertandingan tersisa melawan Argentina pada 28 Juni.
Meski kecewa, Yordania mendapat banyak pujian atas apa yang mereka lakukan setelah pertandingan berakhir.
Dalam sebuah video yang dibagikan oleh FIFA, ruang ganti Yordania tampak bersih tanpa noda setelah tim meninggalkan area tersebut. Para pemain juga meninggalkan sekotak manisan tradisional, sejumlah hadiah, serta sebuah catatan tulisan tangan bertuliskan “Terima Kasih” yang ditujukan kepada para petugas stadion dan staf FIFA.
Dalam catatan tersebut, Yordania menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan turnamen dan membantu menjadikan penampilan perdana mereka di Piala Dunia sebagai pengalaman yang tak terlupakan.
Tim tersebut juga memuji “dedikasi, profesionalisme, dan keramahan hangat” yang ditunjukkan oleh para staf sepanjang kompetisi berlangsung. Sebagai tanda penghargaan, mereka meninggalkan hadiah dan manisan tradisional sebagai simbol budaya serta keramahtamahan khas Yordania.
FIFA menyoroti tindakan tersebut di media sosial, menyebutnya sebagai bentuk “rasa hormat tertinggi” yang ditunjukkan oleh tim debutan turnamen itu.
Perjalanan Yordania di Piala Dunia berakhir setelah Aljazair bangkit dari ketertinggalan dan meraih kemenangan 2-1. Yordania sempat unggul lebih dulu di menit ke-36 melalui gol Nizar Al Rashdan yang memanfaatkan peluang dari umpan Mousa Al Tamari.
Namun, Aljazair tampil lebih dominan di babak kedua. Nadhir Benbouali menyamakan kedudukan pada menit ke-69 lewat sundulan hasil tendangan sudut, sebelum Amine Gouiri memastikan kemenangan delapan menit menjelang waktu normal berakhir.
Kemenangan tersebut menjaga peluang Aljazair untuk lolos ke babak berikutnya sekaligus menjadi kemenangan pertama mereka di ajang Piala Dunia dalam 12 tahun terakhir.
Di Grup J, juara bertahan Argentina memimpin klasemen dengan enam poin dari dua laga. Austria berada di posisi kedua dengan tiga poin, disusul Aljazair yang juga memiliki tiga poin namun kalah selisih gol dari Austria. Yordania menempati posisi terbawah tanpa poin dan telah dipastikan tersingkir dari turnamen.