TRIBUNPONTIANAK.CO.ID – Dewa United yang sempat digadang-gadang menjadi kandidat kuat juara Indonesia Super League 2025/2026 harus puas mengakhiri musim di papan tengah setelah finis di peringkat 7 klasemen akhir.
Performa yang naik-turun membuat tim berjuluk Tangsel Warriors tersebut gagal memenuhi ekspektasi besar di awal musim.
Namun, memasuki kompetisi 2026/2027, Dewa United diprediksi kembali menjadi salah satu tim yang patut diperhitungkan.
Baca juga: Profil Biodata Siapakah Meilysa Trias Puspita Sari, Pilar Ganda Putri Utama Pelatnas PBSI Sejak 2020
Manajemen Dewa United tetap mempertahankan sejumlah pemain kunci sekaligus memperkuat kedalaman skuad dengan kombinasi pemain lokal dan asing berkualitas.
Di sektor penjaga gawang, terdapat nama Deden Natshir, Dafa Setiawarman, Yofandani Pranata, hingga Sonny Stevens yang menambah kekuatan di bawah mistar.
Lini pertahanan diperkuat oleh nama-nama seperti Nick Kuipers, Wahyu Prasetyo, Brian Fatari, Damion Lowe, hingga Edo Febriansah, yang siap menjaga soliditas lini belakang.
Baca juga: Lengkap Skuad Sementara Garudayaksa Tim Promosi Indonesia Super League Liga 1 Musim 2026/2027
Sementara itu di lini tengah, Dewa United memiliki komposisi pemain kreatif dan agresif seperti Stefano Lilipaly, Ricky Kambuaya, Ivar Jenner, Taisei Marukawa, Alexis Messidoro, hingga Jajá dan Vico Duarte.
Untuk lini depan, ketajaman tim akan bertumpu pada Egy Maulana Vikri, Rafael Struick, Alex Martins, Noah Sadaoui, serta striker asal Jepang Kodai Tanaka.
Dengan komposisi pemain yang merata di semua lini, Dewa United diprediksi kembali menjadi salah satu tim dengan materi pemain paling berbahaya di Liga 1 musim 2026/2027.
Meski musim sebelumnya belum sesuai harapan, kehadiran deretan pemain berpengalaman dan talenta muda membuat Dewa United tetap berada dalam radar persaingan papan atas.
Kini, tantangan terbesar tim adalah bagaimana menyatukan seluruh kekuatan tersebut menjadi performa konsisten sepanjang musim demi kembali bersaing di jalur juara.
GK – Deden Natshir – Indonesia
DF – Nick Kuipers – Belanda
DF – Wahyu Prasetyo – Indonesia
DF – Johnathan – Brasil
MF – Stefano Lilipaly – Indonesia
MF – Theo Numberi – Indonesia
MF – Vico Duarte – Brasil
MF – Jajá – Brasil
FW – Egy Maulana Vikri – Indonesia
MF – Taisei Marukawa – Jepang
DF – Rizdjar Nurviat – Indonesia
DF – Brian Fatari – Indonesia
MF – Rangga Muslim – Indonesia
MF – Kafiatur Rizky – Indonesia
DF – Damion Lowe – Jamaika
MF – Ivar Jenner – Indonesia
MF – Ricky Kambuaya – Indonesia
DF – Ady Setiawan – Indonesia
FW – Rafael Struick – Indonesia
MF – Alexis Messidoro – Argentina
GK – Dafa Setiawarman – Indonesia
MF – Tristan Raissa – Indonesia
DF – Alta Ballah – Indonesia
FW – Alex Martins – Brasil
GK – Yofandani Pranata – Indonesia
FW – Noah Sadaoui – Maroko
GK – Sonny Stevens – Belanda
DF – Edo Febriansah – Indonesia
FW – Kodai Tanaka – Jepang