Satono Ingatkan CPNS Sambas: Jangan Terlibat Narkotika dan Pelanggaran Etika
Syahroni June 24, 2026 02:45 PM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS – Bupati Sambas Satono menegaskan pentingnya menjaga integritas serta menjauhi segala bentuk pelanggaran, termasuk penyalahgunaan narkotika, kepada Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) maupun Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sambas.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Satono saat membuka secara resmi Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Golongan II dan III Gelombang XI Formasi Tahun 2024, yang digelar di Gedung Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Aparatur Daerah (BKPSDMAD) Sambas, Rabu 24 Juni 2026.

Dalam sambutannya, Satono mengingatkan seluruh peserta Latsar untuk selalu menjaga nama baik instansi serta kehormatan profesi ASN, khususnya di lingkungan Pemkab Sambas.

Baca juga: Hujan Deras Tak Surutkan Semangat Kafilah, Wabup Sambas Buka MTQ ke-XIII Kecamatan Tangaran

“CPNS juga diminta untuk menjauhi berbagai bentuk pelanggaran yang dapat merusak integritas aparatur, termasuk penyalahgunaan wewenang,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya sikap disiplin, etika kerja, serta kepatuhan terhadap aturan perundang-undangan dalam setiap pelaksanaan tugas sebagai aparatur negara.

“Menjauhi penyalahgunaan narkotika, maupun tindakan lain yang bertentangan dengan nilai-nilai dasar ASN,” lanjut Satono.

Baca juga: Nobar Sederhana Piala Dunia 2026 di Sungai Baru Sambas Jadi Magnet Warga & Dongkrak Pendapatan UMKM

Latsar Jadi Fondasi Pembentukan Karakter ASN

Menurut Bupati, pelaksanaan Latsar bukan sekadar proses administratif menuju status PNS, melainkan tahapan penting dalam membentuk karakter, mentalitas, dan jati diri seorang aparatur negara.

Pemerintah Kabupaten Sambas, kata dia, berkomitmen mencetak ASN yang profesional, berintegritas, dan siap menjawab tantangan pelayanan publik yang semakin dinamis.

Baca juga: Suasana Kolam Waterboom Kyovan Sambas usai Tragedi Bocah Perempuan Tewas Tenggelam

“Melalui Latsar, para CPNS diharapkan memiliki integritas, disiplin, mentalitas melayani, serta profesionalisme yang kuat dalam menjalankan tugas pemerintahan,” ujarnya.

Harapan untuk Generasi Baru Birokrasi

Satono juga menegaskan bahwa ASN memiliki peran strategis sebagai pelaksana kebijakan publik sekaligus garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Ia berharap para peserta Latsar mampu memanfaatkan momentum ini untuk meningkatkan kualitas diri dan kesiapan dalam mengabdi kepada masyarakat.

Baca juga: Tragedi Kolam Kyovan Sambas! Bocah 7 Tahun Tewas Tenggelam, Saksi Ungkap Detik-detik Kejadian

“Peserta Latsar merupakan generasi baru birokrasi yang akan ikut menentukan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Sambas"

"Jadikan masa pelatihan ini sebagai bekal untuk menjadi ASN yang profesional, amanah, dan senantiasa hadir memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.