Remigius Asa Sebut CR7 Ibarat Mesin Diesel Gas Pelan-pelan di Piala Dunia
Edi Hayong June 24, 2026 02:44 PM

POS-KUPANG.COM, KUPANG- Timnas Portugal sudah kembali menemukan ritme permainan di penyisihan Grup K Piala Dunia 2026.

Sempat bermain imbang 1-1 di laga perdana kontra RD Kongo, kini Portugal mulai menggila di laga kedua dengan membungkam Uzbeskistan dengan skor telak 5-0.

Terhadap kemenangan ini fans Timnas Portugal asal Besikama, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka, Provinsi NTT, Remigius Asa gembira bukan kepalang.

Mantan Kepala Bapeda Pemda Malaka ini menyebut kapten Timnas Portugal Cristian Ronaldo alias CR7 ibarat mesin diesel yang gas tipis-tipis panas pelan-pelan.

Baca juga: Selebrasi Lokal Piala Dunia, Messi dan Alvarez Jadi Ancaman Serius bagi Austria

"CR7 itu seperti mesin diesel gas tipis-tipis panas pelan-pelan.  CR7 masih tetap menawan di hati para penggemar termasuk saya," ujar mantan Kadis Perkebunan Pemda Belu ini.

Seperti diketahui, di laga perdana Portugal di Piala Dunia 2026 berakhir dengan skor imbang 1-1 melawan Republik Demokratik Kongo (RD Kongo).

Pertandingan pembuka Grup K tersebut berlangsung di Stadion NRG, Houston, Amerika Serikat.

Remigius Asa menilai Timnas Portugal dan CR7 sudah menemukan kembali ritme atau style permainan yang luar biasa yang ditunjukan dengan hasil akhir melawan Uzbeskistan dengan skor 5-0.

Baca juga: Leu Leu Bonsam

"Pertandingan putaran kedua tim-tim besar besar mulai bangkit dan menunjukan performanya ditandai dengan jumlah gol, soliditas tim serta akurasi penguasaan bola," katanya.

Ditegaskan Remi Asa bahwa CR7 tetap menawan di hati para penggemar di seluruh dunia dan menjadi momok di depan gawang walaupun sudah berusia kepala empat.

"Walaupun CR7 terlihat terlambat dalam menyesiakan bebrapa peluang di mulut gawang tapi Ronaldo tetap Ronaldo," pungkasnya.

Cristiano Ronaldo Cetak Sejarah

Seperti dilansir dari laman FIFA, setelah nama-nama seperti Lionel Messi, Kylian Mbappe, dan Erling Haaland menjadi sorotan utama di Piala Dunia FIFA 2026, legenda Portugal Cristiano Ronaldo akhirnya lepas landas dengan gemilang di Houston.

Tampil di putaran final Piala Dunia keenamnya, pemain berusia 41 tahun itu membuka keunggulan melawan Uzbekistan melalui penyelesaian jarak dekat yang brilian setelah menerima umpan silang Joao Cancelo.

Baca juga: Selebrasi Lokal Piala Dunia 2026, Dewa Sahadewa Soroti Magis Messi dan Ancaman Tim Afrika

Gol tersebut menciptakan sejarah dimana Ronaldo menjadi pemain pertama yang mencetak gol di enam edisi Piala Dunia.

Sekaligus menjadi pencetak gol tertua kedua dalam sejarah turnamen setelah Roger Milla dari Kamerun.

Kelegaan di wajah Ronaldo begitu terlihat setelah ia kesulitan pada laga pembuka melawan RD Kongo.

Terinspirasi oleh gol tersebut, sang veteran mencetak gol keduanya melalui sepakan terukur ke sudut gawang sesaat sebelum jeda untuk mencatatkan gol ke-10-nya di Piala Dunia.

Ini menjadikannya pencetak gol terbanyak Portugal di putaran final kompetisi ini, melampaui legenda Eusebio yang mengoleksi sembilan gol.

Di antara dua gol tersebut, Ronaldo juga berperan dalam gol kedua Portugal dengan menjadi umpan tipuan yang cerdas pada tendangan bebas brilian Nuno Mendes di babak pertama.

Gol keempat hadir melalui gol bunuh diri Uzbekistan pada pertengahan babak kedua, sebelum Rafa Leao menyempurnakan kemenangan dengan gol pada menit ke-87.

Setelah mencetak gol Piala Dunia pertama mereka saat menghadapi Kolombia, Uzbekistan sempat mengira telah kembali menjebol gawang lawan melalui tendangan spektakuler jarak jauh dari Azizjon Ganiev.

Namun, gol tersebut dianulir karena pelanggaran. Nasib tim debutan itu kini masih berada di ujung tanduk.(yon)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.