TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Hasil Piala Dunia 2026 di Grup K memastikan satu tempat di fase gugur menjadi milik Timnas Kolombia.
Bertanding di Guadalajara Stadium, skuad Los Cafeteros sukses menumbangkan perlawanan gigih RD Kongo dengan skor tipis 1-0 berkat gol tunggal Daniel Munoz di babak kedua.
Kemenangan ini membuat Kolombia menyapu bersih dua laga awal dengan poin sempurna sekaligus mengunci posisi dua besar klasemen guna melaju ke babak 32 besar.
Sengitnya jalannya pertandingan di Guadalajara Stadium ternyata turut menyedot perhatian para pecinta sepak bola di Kota Pontianak, Kalimantan Barat.
Oktaviano, seorang warga Pontianak yang menyaksikan jalannya laga, mengaku sangat terkagum-kagum dengan intensitas tinggi yang ditunjukkan oleh kedua tim.
• Kroasia Menang Tipis, Warga Pontianak Puji Semangat Luka Modric Jaga Peluang Lolos 32 Besar
Meski demikian, ia tidak menampik adanya momen-momen yang membuat penonton merasa gemas selama 90 menit pertandingan.
"Keren banget permainannya, saya sampai terkagum-kagum nonton pertandingan Kolombia lawan RD Kongo ini. Tapi jujur, ada beberapa momen yang bikin gregetan banget, apalagi waktu momen gol-gol Kolombia dianulir sama wasit karena offside. Rasanya campur aduk. Tapi untungnya dengan hasil kemenangan tipis 1-0 ini sudah lebih dari cukup untuk mengantar Kolombia ke fase gugur. Jadi di laga pamungkas melawan Portugal nanti mereka bisa main lepas tanpa beban," kata Oktaviano.
Sejak menit pertama, pertandingan berjalan seru. RD Kongo sempat mengancam melalui tendangan jarak jauh Edo Kayembe yang melenceng, namun setelah itu kendali permainan sepenuhnya dipegang oleh Kolombia.
Lini serang Kolombia bertubi-tubi menggempur pertahanan lawan, namun mereka dipaksa frustrasi oleh penampilan gemilang kiper RD Kongo, Lionel Mpasi.
Mpasi berturut-turut menggagalkan peluang emas dari Jhon Arias, James Rodriguez, Luis Diaz, hingga Gustavo Puerta.
Daniel Munoz bahkan sempat menyambar bola rebound dan menggetarkan jala gawang RD Kongo di babak pertama, tetapi gol tersebut dianulir wasit karena posisi offside.
RD Kongo bukan tanpa perlawanan; menjelang turun minum, umpan silang Arthur Masuaku nyaris saja disundul oleh Yoane Wissa di depan gawang Kolombia.
Memasuki babak kedua, dominasi Kolombia tidak mengendur.
Mpasi kembali melakukan penyelamatan krusial dengan memblok sepakan jarak dekat Luis Diaz.
Ketegangan baru pecah pada menit ke-76.
Memanfaatkan umpan matang dari pemain pengganti Jhon Cordoba, Daniel Munoz melepaskan tembakan yang sempat berbelok arah dan sukses menaklukkan ketangguhan Lionel Mpasi.
Skor berubah 1-0.
Di sisa waktu pertandingan, Luis Diaz sempat dua kali kembali mendapati golnya dianulir wasit karena terjebak offside.
Kolombia sukses menahan gelombang tekanan akhir dari RD Kongo demi mengamankan tiga poin krusial hingga peluit panjang dibunyikan.
Berdasarkan data infografis resmi pada pertandingan, Kolombia unggul mutlak di hampir seluruh lini statistik:
Tembakan: Kolombia 20 - 7 RD Kongo
Tembakan ke Arah Gawang: Kolombia 9 - 2 RD Kongo
Penguasaan Bola: Kolombia 66 persen - 34 % RD Kongo
Operan: Kolombia 506 - 281 RD Kongo
Akurasi Operan: Kolombia 88 % - 77 % RD Kongo
Pelanggaran: Kolombia 12 - 17 RD Kongo
Kartu Kuning: Kolombia 2 - 1 RD Kongo
Kartu Merah: Kolombia 0 - 0 RD Kongo
Offside: Kolombia 7 - 0 RD Kongo
Tendangan Sudut: Kolombia 5 - 4 RD Kongo
Melalui tambahan tiga poin ini, Kolombia kini kokoh berada di puncak klasemen sementara Grup K dengan raihan 6 poin penuh.
No Tim T M S K GM GK SG Poin
1 Kolombia 2 2 0 0 4 1 +3 6
2 Portugal 2 1 1 0 6 1 +5 4
3 RD Kongo 2 0 1 1 1 2 -1 1
4 Uzbekistan 2 0 0 2 1 8 -7 0
Keterangan: T (Tanding), M (Menang), S (Seri), K (Kalah), GM (Gol Masuk), GK (Gol Kemasukan), SG (Selisih Gol).
Kekalahan ini membuat nasib RD Kongo berada di ujung tanduk.
Skuad berjuluk The Leopards tersebut masih memiliki peluang tipis untuk lolos ke babak berikutnya, dengan syarat wajib memenangkan pertandingan terakhir melawan Uzbekistan sembari berharap hasil pertandingan lain di grup ini menguntungkan mereka.
Daniel Munoz menjadi pahlawan kemenangan sekaligus menorehkan statistik kunci tersendiri di turnamen ini, di mana sang bek kanan berhasil mencetak gol dalam dua pertandingan Piala Dunia 2026 secara berturut-turut.
Berkat gol semata wayang dan kontribusi besarnya di lini pertahanan maupun penyerangan, Daniel Munoz resmi terpilih sebagai Pemain Terbaik Pertandingan (Michelob Ultra Superior Man of the Match). (*)