WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sebuah truk trailer bermuatan pagar wiremesh terguling di Jalan Layang Tomang KM 13.400 arah barat, Rabu (24/6/2026) pukul 04.00 WIB.
Insiden tersebut menyebabkan muatan besi berhamburan hingga jatuh ke jalan arteri di bawah flyover dan sempat mengganggu arus lalu lintas.
Menurut Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Reiki Indra Brata Manggala, truk itu mengangkut besi guna kebutuhan konstruksi bangunan.
"Besi itu buat ngecor. Besi ngecor, wiremesh besi wiremesh buat ngecor. Besinya besi wiremesh buat ngecor," kata Reiki, Rabu.
Baca juga: Truk Pengangkut Bata Ringan Terbalik di Jatinegara Jaktim hingga Menimpa Mobil, Ini Penyebabnya
Kecelakaan berawal saat truk yang dikemudikan Budi melaju dari Gerbang Tol Tomang menuju arah barat.
Saat melintasi KM 13.400, kendaraan diduga kehilangan kendali saat bermanuver ke kiri di tanjakan hingga akhirnya terguling dengan posisi roda menghadap ke utara.
“Analisis sementara, pengemudi tidak dapat menguasai kendaraan dengan beban muatan yang over,” tutur Reiki.
Akibat kejadian tersebut, muatan besi jatuh dari jalan layang ke bawah flyover.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun pengguna jalan yang tertimpa material.
Baca juga: Terjadi Lagi, Kecelakaan Maut di Jalan Lauser Kebayoran Baru Jaksel Sebabkan Pengendara Motor Tewas
“Enggak ada, enggak ada, enggak ada ketimpa. Alhamdulillah enggak ada ketimpa, cuma besinya aja yang apa, yang hambur, hambur ke bawah gitu. Kan miring gitu terguling," katanya.
Selain itu, insiden juga merusak sejumlah fasilitas jalan, seperti tiang reling, pagar pembatas, dan kabel optik milik pengelola tol.
Truk mengalami kerusakan di bagian depan dan sisi kiri, sementara pengemudi mengalami luka ringan pada kaki kiri.
Untuk proses evakuasi, petugas sempat menutup akses setelah Gerbang Tol Tomang arah Tanjung Priok guna mengamankan material besi yang berserakan di bawah jalan layang.
Petugas Sat PJR bersama pengelola tol kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara, pengaturan lalu lintas, serta evakuasi kendaraan.
Penanganan kasus selanjutnya ditangani Unit Laka Lantas Satwil Jakarta Barat untuk penyelidikan lebih lanjut. (m31)