TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN-Malam belum benar-benar larut ketika kendaraan patroli Brimob menyusuri ruas-ruas jalan Kota Medan.
Di saat sebagian warga masih beraktivitas, warung masih buka, dan lalu lintas belum sepenuhnya sepi, sejumlah personel Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Sumatera Utara bergerak memantau denyut kota.
Bagi masyarakat, kehadiran mereka mungkin hanya terlihat sekilas. Namun di balik patroli yang berlangsung hingga malam itu, terdapat upaya mencegah berbagai potensi gangguan keamanan sebelum sempat terjadi.
Rabu (24/06/2026), patroli mandiri Brimob yang dipimpin Ipda Jhones M. Marpaung menyisir sejumlah titik strategis di wilayah hukum Polresta Medan.
Sasaran utamanya adalah lokasi-lokasi yang kerap menjadi jalur pergerakan masyarakat sekaligus berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban umum.
Patroli dilakukan secara mobile dan siaga di sejumlah ruas jalan utama.
Fokus pengawasan diarahkan pada pencegahan aksi geng motor, kejahatan jalanan, tawuran remaja, hingga balap liar yang kerap mengancam keselamatan pengguna jalan.
Namun patroli malam itu tidak hanya berbicara soal penindakan. Di beberapa lokasi, personel Brimob juga berinteraksi dengan petugas keamanan lingkungan dan warga yang masih beraktivitas.
Percakapan singkat, pemantauan situasi, hingga kehadiran fisik aparat di ruang publik menjadi bagian dari upaya membangun rasa aman.
Pendekatan seperti ini menjadi penting di tengah kota yang terus bergerak.
Sebab keamanan tidak selalu diukur dari banyaknya pelaku kejahatan yang ditangkap, melainkan dari seberapa jauh potensi gangguan dapat dicegah sebelum muncul.
Dansat Brimob Polda Sumut, Kombes Pol. Rantau Isnur Eka, mengatakan patroli merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Menurut dia, kehadiran Brimob di lapangan harus mampu memberikan rasa tenang sekaligus menjadi bentuk kesiapsiagaan menghadapi berbagai kemungkinan gangguan yang dapat muncul sewaktu-waktu.
"Brimob harus selalu hadir di tengah masyarakat sebagai bagian dari solusi. Patroli ini bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi bentuk kesiapsiagaan untuk memastikan situasi tetap aman dan potensi gangguan dapat dicegah sejak dini," ujarnya.
Hingga patroli berakhir, situasi di sejumlah titik yang dipantau terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan gangguan keamanan yang menonjol.(Jun-tribun-medan.com).