WARTAKOTALIVE.COM, CAKUNG - Kecelakan hari ini, sebuah truk pembawa muatan batu hebel terguling di kawasan Jembatan Bekasi Kanal Timur (BKT), Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, pada Rabu (24/6/2026) pagi.
Insiden tersebut mengakibatkan kemacetan panjang di jalur penghubung Bekasi menuju Jakarta.
Seorang pengendara sepeda motor, Tuahta Aldo (28) mengatakan antrean kemacetan bahkan terjadi hingga sekira tiga kilometer.
"Ya macet ada sekitar 3 Kilometer menggular panjang gitu dari arah Bekasi Jalan Sultan Agung Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, ke Jakarta," kata Aldo kepada Tribun Bekasi, Rabu (24/6/2026).
Aldo menjelaskan, awalnya ia mengira kemacetan yang terjadi merupakan kondisi lalu lintas normal pada jam sibuk pagi hari.
Baca juga: Kecelakaan Truk di Flyover Tomang Jakarta Barat, Kawat Besi Terjatuh hingga Tutupi Jalan di Slipi
Namun ketika melintasi lokasi kejadian menggunakan sepeda motor, ia baru mengetahui sempat terjadi kecelakaan lalu mengakibatkan kemacetan.
"Tadi kebetulan berangkat kerja sekira pukul 08.30 WIB di depan RS Ananda Bekasi udah macet, tapi awalnya mikir masih macet kaya biasa, tapi ternyata setelah lampu merah masih macet, dan setelah itu lihat batu hebel banyak di jalanan, ternyata abis ada kecelakaan truk ini, tapi truknya udah tidak ada," jelasnya.
Sebelumnya, Aldo menuturkan kondisi macet itu membuat sejumlah pengendara sepeda motor memilih melawan arah untuk mencari jalan keluar dari kepadatan kendaraan.
Sebab dari arah sebaliknya, atau Jakarta ke Bekasi, tidak ada satupun mobil atau kendaraan melintas.
"Cuma karena banyak pengendara motor yang lawan arah, otomatis sedikit ikutan. Karena jalanan arah Bekasi kosong banget, gaada satupun mobil atau truk dari arah Jakarta," ujarnya.
Baca juga: 3 Mobil dari Arah Bekasi Menuju Cawang Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, 8 Orang Terluka
Meski sudah melawan arah untuk menghindari waktu terlambat bekerja, Aldo menuturkan upaya itu rupanya juga tidak cukup.
"Saya disitu kalau untuk kejebaknya sekitar 15 menit ya karena di titik kecelakaan masih ada sisa runtuhan muatan truk yang kecelakaan, jadinya sampai kantor terlambat 30 menit," ujarnya.
Dampak kemacetan serupa dirasakan Reza Feri (29) yang saat itu hendak berangkat kerja di kawasan Cakung.
Reza yang saat itu mengendarai sepeda motor dari Bekasi tersebut sempat terjebak macet di sekitar lokasi hingga lebih kurang 20 menit.
Walhasil ia menjadi terlambat sampai ke tempat kerjanya.
"Kejebak macet saya dari arah Bekasi pas sampai pertigaan dekat masuk Alexindo, yaa sampai kantor jadi terlambat," kata Reza kepada Tribun Bekasi, Rabu (24/6/2026).
Baca juga: Truk Pengangkut Bata Ringan Terbalik di Jatinegara Jaktim hingga Menimpa Mobil, Ini Penyebabnya
Reza mengaku dapat melewati titik kemacetan usai melintasi jalan dengan cara menyalip sejumlah kendaraan di lokasi melalui beberapa celah atau ruang sempit.
Kini, sekira pukul 11.00 WIB, situasi arus lalu lintas di lokasi kejadian perlahan kondusif.
"Ya bisa lewat setelah selap selip aja, motor kan ruangnya tidak sebesar mobil," tutupnya.