TRIBUNGORONTALO.COM - Pidato Presiden RI Prabowo Subianto dalam penutupan pekan nasional (Penas) petani nelayan 2026 di GOR David Tonny, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, pada Rabu (24/06/2026) pagi.
Penas Petani Nelayan dipusatkan di Gelanggan Olahraga David Tonny, Kelurahan Hepuhulawa, Kecamatan Limboto Kabupaten Gorontalo Provinsi pada 20-25 Juni 2026.Kegiatan dibuka Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka pada Sabtu 20 Juni 2026. Penas petani nelayan ini diikuti hampir 13 ribu orang
Hadir dalam acara puncak tersebut sebanyak 50 ribu warga dan peserta penas.
Prabowo datang memboyong sejumlah menteri dan kepala badan yakni Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Wakil Menteri Pertanian, Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, Mendagri Tito Karnavian, Menlu Sugiono, Mensesneg Prasetyo Hadi, Menteri PU Dody Hanggodo.
Selain itu, Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman Suryanagara, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Panglima TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kasal Muhammad Ali, Kasau Mohamad Tonny Harjono, kepala BRIN Arif Satria, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, Kepala Badan Karantina Abdul Kadir Karding, Wamen Kelautan dan perikanan Wamen Kehutanan dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Hadir pula para Gubenur yang hadir di antaranya Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, Gubernur Sulsel, Gubernur Sulut, Gubernur Maluku dan Wagub Sultra. Prabowo menyebut satu persatu para menterinya yang hadir tersebut.
Suasana makin meriah saat Prabowo menyebut nama Sherly Tjoanda dan Teddy Indra Wijaya. Warga bersorak membuat Prabowo beberapa kali hentikan pidatonya.Prabowo bahkan berkelakar saat Sherly dan Teddy disoraki penggemarnya yang hadir.
Prabowo Subianto dalam sambutannya mengatakan dirinya sangat dekat dengan petani dan nelayan karena cukup berjuang bersama petani dan nelayan seluruh Indonesia. Dia mengungkap Indonesia memiliki 160 juta petani dan 14 juta nelayan. "Petani nelayan penghasil pangan," tegasnya
Dia menegaskan tidak ada negara bisa berdiri dan bertahan, tanpa pangan. Ini alasannya tetap bertahan didunia politik.
"Saya berjuang di politik puluhan tahun. Saya ikut pemilihan umum 5 kali, 4 kali kalah, gak enak kalah, terakhir menang. Kenapa saya mau terus karena saya liat arah pembangunan ekonomi diarah yang keliru," ungkapnya
Mantan Ketua HKTI menyebut paham ekonomi yang dianuat Indonesia selama ini yakni neoliberal. "Kita berjuang ratusan tahun mendirikan negara agar rakyat sejahtera, agar petani, nelayan dan buruh sejahtera, agar anak-anak bisa sekolah, mereka hidup lebih baik," katanya
Dia kominten untuk terus di politik kendati berkali-kali kalah karena melihat elit Indonesia belum memperkuat kepentingan rakyat. "Dalam 1 tahun 8 bulan (pemerintahan), telah banyak kita capai. Paling besar adalah kita swasembada pangan,. Produksi beras dan jagung kita tertinggi sepanjang negeri kita berdiri," katanya.
Dia mengungkap hanya di Indonesia polisi mengurus pertanian, tentara AD mengurus sawah, tentara AL menanam kedelai, tentara AU mengurus tebuh. "Ini adalah strategi Indonesia akan bangkit. Ada yang tidak ingin kita bangkit," katanya
Dia mengaku heran kentadi sudah berusaha keras berjuang untuk rakyat namun masih terus didemo. "(Bagi) yang bayar demo saya tau itu, ditanya anak-anak demo tidak negerti," katanya.
Katanya, bangsa Indonesia harus kompak dalam persaingan dengan negara lain. Dia menduga ada oknum tidak bangga jika bangsa Indonesia berhasil. "Kita swasembada pangan, tidak ringan. dalam sejarah Indonesia baru sekali kita swasebada pangan," ungkapnya
Dia berharap swasembada pangan yang diraih saat ini tidak hanya terjadi setahun tapi terjadi bertahun-tahun ke depan.
Prabowo mengungkap banyak kekayaan negara yang dicuri negara lain. Sehingga dia bertekad akan menghetikan pencurian kekayaan Indonesia tersebut.
"Mungkin ini tak segera memperlihatkan hasil, Presiden Indonesia tidak ada tongkat ajaib, saya tidak memiliki tongkat nabi Musa. Upaya kita tidak segera sekarang tapi sekarang sudah mulai kelihatan. Usaha kita nyata yakni swasemata pangan," katanya
Prabowo pun menanggapi poster dan teriakan warga di lokasi penas. Dia menantang orang menolak MBG untuk hadir di lokasi tersebut.
"Ada juga tidak setju MBG, harusnya yang tidak stuju MBG datang ke sini. Tanya petani nelayan, MBG perlu atau tidak. Tanya anak-anak MBG perlu atau tidak," katanya
Katanya, swasembada pangan penting untuk situasi saat ini. Katanya, tidak ada bangsa yang kuat jika rakyatnya kelaparan.
"Tak ada yang lebih penting dari perut lapar. Kalau tidak segera diisi, mati. PBB sudah meramalkan tahun ini kelaparan di dunia akan masif," jelasnnya.
Dia mengaku sudah ditelepon berbaai kepala negara untuk menjual pupuk. Saat ini Indonesia sudah mengekspor dan membantu banyak negara.
"Banyak negara minta beras dan pupuk ke Indoneia. Kita swasembada pangan, kita percaya diri, terjadi perang di mana-mana, kita pervaya diri kita akan mampu mengatasi," katanya.
Prabowo yakin Indoensia akan mencapai swasembada energi. Dia memperkirakan 3-4 tahun, Indonesia mencapai swasembada energi.
"Juli ini, kita akan launching B50, solar akan kita olah, kelapa sawit 50 persen. Kita tidak akan impor solar lagi dari luar negeri. Kita akan menghemat banyak," katanya. (*/Ald)