SURYA.co.id, MOJOKERTO - Gelombang demonstrasi terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus berlanjut.
Di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, sejumlah massa dari aliansi masyarakat Mojokerto berdaulat menggelar aksi unjuk rasa mendukung program strategis nasional MBG, di depan pusat pemerintahan Kabupaten Mojokerto, Rabu (24/6/2026) pagi.
Mayoritas para pendemo adalah emak-emak, mereka membawa spanduk dan poster berisi tentang dukungan terhadap program MBG yang digagas Presiden Prabowo Subianto tersebut.
Poster-poster itu bertuliskan "MBG Membuka Lapangan Pekerjaan, Tangkap Koruptornya Lanjutkan MBGnya, MBG adalah hak anak Indonesia, Kami Bukan Buzzer Kami Penerima Manfaat" disampingnya terdapat foto presiden.
Spanduk dibentangkan bertuliskan, "Satu Tekad Satu Aksi Bela MBG, Menuju Generasi Emas Tanpa Mafia Tanpa Korupsi, Dukung Penuh Program MBG Program Unggulan Presiden Untuk Rakyat".
Titik kumpul demonstrasi dipusatkan di Alun-alun Wiraraja, Kota Mojokerto.
Kemudian, para pendemo berjalan kaki menuju depan kantor Pemkab Mojokerto yang berjarak sekitar 300-400 meter dari alun-alun.
Baca juga: Hujan Deras dan Angin Kencang Sebabkan Pohon Tumbang, Timpa Kabel PJU di Pungging Mojokerto
Tiga mobil komando dilengkapi pengeras suara dan sound system mengiringi pengunjuk rasa.
Setibanya di depan kantor Bupati Mojokerto, perwakilan unjuk rasa bergantian berorasi menyuarakan dukungannya di tengah jalan yang dipenuhi spanduk dan poster.
Para peserta demo duduk bersila di sepanjang jalan sembari mendengarkan orasi.
Penanggung Jawab Aksi Unras, Defy Firman mengatakan, kegiatan ini merupakan dukungan untuk keberlangsungan program unggulan nasional salah satunya adalah MBG.
"Aksi hari ini adalah aksi damai bersama rakyat," tegas Defy Defy pria berusia 35 tahu tersebut.
Dikatakan Defy warga Kelurahan Wates, Kota Mojokerto ini bahwa aksi damai melibatkan elemen masyarakat penerima manfaat hingga pedagang yang terdampak program MBG.
"Kami dari aliansi masyarakat Mojokerto berdaulat mengajak dari berbagai instrumen pertama dari relawan MBG, para petani, pedagang pasar di sekitar SPPG dan sebagian dari pelajar dan mahasiswa, serta organisasi kepemudaan," pungkas Defy.
Setelah berorasi menyampaikan aspirasi dan tuntutannya, para demonstran ditemui langsung oleh Wakil Bupati Mojokerto, Muhammad Rizal Oktavian.
Dalam sambutannya, Wabup Rizal mengapresiasi unjuk rasa yang berlangsung damai sehingga dapat menjadi contoh untuk masyarakat Mojokerto menyuarakan kritik dan saran agar sesuai aturan.
"Ini harus kita beri contoh, menjalankan program yang baik untuk masyarakat. Saya berharap aksi damai ini dapat menambah kekompakan masyarakat Mojokerto Raya," tutupnya.