TRIBUNSUMSEL.COM - Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea menantang Giorgio Antonio untuk membuktikan klaimnya sebagai pemilik jaringan 2.000 toko yang tersebar di Indonesia hingga luar negeri.
Tantangan itu disampaikan Hotman setelah video lama kekasih Sarwendah tersebut kembali viral di media sosial dan menjadi perbincangan publik.
Dalam video yang beredar, Giorgio Antonio mengaku sebagai CEO yang memiliki ribuan toko serta jaringan bisnis yang telah menjangkau beberapa negara di Asia Tenggara.
"Buat kalian yang belum kenal saya, malam ini kita baru launching produk baru. Sudah ada di Singapura, di Brunei Darussalam, ada di Malaysia, dan di seluruh Indonesia juga ada toko-toko kecil, kurang lebih ada dua ribu toko lah," ujar Giorgio dalam video tersebut.
Pernyataan itu kemudian mendapat sorotan dari Hotman Paris.
Baca juga: Bela Ruben Onsu, Hotman Paris Semprot Giorgio Antonio Tahu Diri: Cuma Modal Badan Atletis Tapi Bokek
Melalui akun Instagram pribadinya, Hotman mempertanyakan posisi Giorgio dalam bisnis tersebut, apakah benar sebagai pemilik atau hanya bagian dari perusahaan.
"Apa dia pemilik 2000 toko atau hanya pegawai?" tanya Hotman Paris dikutip dari Instagram @hotmanparisofficial, Selasa (23/6/2026).
Tak hanya mempertanyakan status kepemilikan usaha, Hotman juga menyinggung kewajiban perpajakan apabila klaim tersebut benar adanya.
"Tantang SPT berani buka-bukaan? Berapa pajak PPN yang dibayar? Dan pajak PPH pribadi?" ujar Hotman.
Dalam unggahan lainnya, Hotman kembali mempertanyakan keberadaan ribuan toko yang diklaim Giorgio.
"Ada satu postingan baru saya nonton 'gua punya 2000 toko', pusing gue. Dua ribu toko yang mana sih 2000 toko?" kata Hotman.
"Terus masa 2000 toko nggak pernah tampil orangnya selama ini? Ada di Malaysia, ada di mana-mana, 2000 toko," lanjutnya.
Hotman bahkan menyindir lokasi toko yang disebut Giorgio tidak ditemukan di pusat perbelanjaan besar di Jakarta.
"Coba deh, ada nggak tokonya di Pondok Indah, ada nggak toko dia di mal-mal besar? Jangan-jangan tokonya ada di hutan dekat IKN," sindirnya.
Tak berhenti sampai di situ, Hotman Paris juga melontarkan tantangan terbuka agar Giorgio menunjukkan bukti kepemilikan deposito senilai minimal Rp500 miliar.
"Gini deh, kalau benar punya 2000 toko, nggak apa-apa aku ngaku kalah. Tapi aku pengen bukti dong."
"Coba sama-sama posting dulu. Duit kamu ada nggak? Saya kasih yang paling kecil deh, duit tabungan kamu ada nggak Rp500 miliar? Ya kalau udah 2000 toko mah, Rp500 miliar mah hitungan menit kamu bisa ambil di lacimu untuk ditontonkan di medsos," tantangnya.
Hotman menegaskan dirinya juga siap menunjukkan kemampuan finansial serupa apabila Giorgio dapat memenuhi tantangan tersebut.
Meski demikian, ia kembali mengingatkan pentingnya kepatuhan pajak.
"Tentu hati-hati, udah bayar pajak belum? Hati-hati kalau belum bayar pajak, mikir dua kali. Kalau Hotman, hitungan menit bisa tunjukkan Rp500 miliar dan gua enggak takut karena sudah masuk SPT semuanya," tegasnya.
Di akhir videonya, Hotman kembali meminta Giorgio memperlihatkan sertifikat deposito sebagai bukti atas klaim bisnis yang disampaikan.
"Sekali lagi, yang mengaku punya toko 2000, walaupun saya tidak pernah tahu di mana tokonya itu ya, saya menantang untuk tunjukkan dulu depositomu 500 miliar. Itu paling gampang kok, tinggal tunjukkin sertifikatnya," ucap Hotman.