TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA – Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Abdulloh menegaskan bahwa kehadiran Gedung Jantung Terpadu Awang Faroek Tower di Rumah Sakit dr Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan, harus diikuti peningkatan kualitas pelayanan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Pernyataan ini disampaikan politikus senior Golkar tersebut usai menghadiri peresmian Gedung Jantung Terpadu Awang Faroek Tower dan Gedung Galeri UMKM yang dilakukan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas'ud di Balikpapan, Rabu (24/6/2026).
Menurutnya, pembangunan fasilitas kesehatan modern tersebut merupakan langkah maju bagi pelayanan kesehatan di Benua Etam, khususnya dalam penanganan penyakit jantung yang selama ini menjadi salah satu kebutuhan utama masyarakat.
Ia menilai keberadaan gedung jantung terpadu akan mempermudah akses masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan spesialis tanpa harus menjalani pengobatan ke luar daerah.
“Masyarakat kini memiliki peluang lebih besar mendapatkan pelayanan kesehatan jantung yang cepat, tepat, dan profesional dengan dukungan fasilitas yang semakin lengkap,” ujarnya kepada Tribunkaltim.co.
Baca juga: Unik! Pasien RSUD Kanujoso Balikpapan Bisa Berobat Sambil Nonton Piala Dunia di Ruang Tunggu
Legislator asal Balikpapan yang menjadi peraih suara terbanyak DPRD Kaltim pada Pemilu Legislatif 2024 itu menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan sektor kesehatan tidak cukup hanya diukur dari berdirinya gedung baru atau kelengkapan peralatan medis.
Kualitas sumber daya manusia, keberadaan dokter spesialis, tenaga kesehatan profesional, serta sistem pelayanan yang efektif tetap menjadi faktor utama dalam menentukan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
"Pembangunan infrastruktur harus diikuti peningkatan kualitas pelayanan. Gedung yang baik harus didukung tenaga medis yang kompeten dan sistem pelayanan yang cepat serta efisien," kata Abdulloh.
Selain itu, Abdulloh menyambut positif kebijakan penggunaan BPJS Kesehatan di Gedung Jantung Terpadu Awang Faroek Tower.
Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam memastikan seluruh lapisan masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan berkualitas tanpa terbebani biaya pengobatan yang tinggi.
Ia menilai kesehatan merupakan kebutuhan dasar yang harus dijamin aksesnya oleh negara, sehingga fasilitas kesehatan modern harus dapat dimanfaatkan masyarakat secara luas.
Abdulloh juga meminta manajemen RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo terus melakukan pembenahan dan inovasi pelayanan.
Ia menekankan pentingnya kemudahan administrasi, kecepatan pelayanan, kenyamanan pasien, serta transparansi dalam pelayanan kesehatan guna meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit daerah.
Pasalnya, indikator keberhasilan pembangunan kesehatan tidak hanya terlihat dari pembangunan fisik, tetapi juga tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan yang diterima.
Baca juga: Lowongan Kerja di RSUD Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan, Ini Persyaratannya
Peresmian Gedung Jantung Terpadu Awang Faroek Tower turut dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan DPRD Kaltim, anggota DPR RI, kepala organisasi perangkat daerah, tenaga kesehatan, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
“Kehadiran fasilitas kesehatan ini juga diharapkan memperkuat posisi Kaltim sebagai salah satu pusat layanan kesehatan rujukan di kawasan Indonesia Timur sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” ungkapnya optimis. (*)