Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon
POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU - Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Yosep Falentinus Delasalle Kebo melantik pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Jabatan Administrator, Jabatan Pengawas, dan Jabatan Kepala UPT Puskesmas di Lingkungan Pemerintah Kabupaten TTU, di Kantor Bupati TTU Sementara, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu, 24 Juni 2026.
Sebanyak 62 pejabat eselon II, eselon III dan eselon IV yang dilantik pada kesempatan itu.
Turut ambil bagian dalam kesempatan itu, Wakil Bupati TTU, Kamillus Elu, S. H, Forkopimda Kabupaten TTU, Plh Sekda TTU, Trinimus Olin, para Asisten Setda TTU, pimpinan OPD dan para pejabat terlantik.
Pada kesempatan itu, Falentinus memberikan proficiat kepada para pejabat terlantik. Kepercayaan yang diberikan adalah hal yang paling berharga dalam kepemimpinan.
Baca juga: Tiga Saksi Dugaan Penganiayaan Brutal di Desa Fafinesu, Kabupaten TTU Mangkir dari Panggilan Polisi
Kepercayaan tidak dapat dibeli, tidak dapat diwariskan, tetapi harus dibangun melalui integritas dan dibuktikan melalui tindakan. Jabatan adalah kepercayaan yang harus dijaga dengan integritas, dibuktikan dengan kerja, dan dipertanggungjawabkan melalui pengabdian.
"Proses mutasi pada hari ini dilakukan dengan kebutuhan organisasi, mempertimbangkan kompetensi, integritas, kinerja, serta rekam jejak aparatur sipil negara yang dipercaya untuk mengemban amanah jabatan untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan semakin baik," ucapnya.
Dikatakan Falentinus, jabatan yang dipercayakan bukanlah sekadar kedudukan atau penghargaan. Namun, lebih daripada itu merupakan amanah dan tanggung jawab yang harus dilaksanakan dengan penuh dedikasi, loyalitas, profesionalisme, dan integritas.
Menurutnya, pemimpin yang matang tidak dikenal dari suaranya yang paling jernih tetapi pelaksanaan tugas di unit kerja masing-masing, serta memastikan target-target pembangunan dapat dicapai secara efektif dan akuntabel.
Pejabat pengawas diharapkan menjalankan fungsi pengendalian, pembinaan, dan pengawasan secara optimal.
Dengan demikian, diharapkan setiap program dan kegiatan berjalan sesuai ketentuan, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ia mengaku menaruh harapan besar kepada Kepala UPT Puskesmas yang dilantik.
Para Kepala UPT Puskesmas diharapkan mampu memperkuat pelayanan kesehatan dasar yang berkualitas, merata, dan mudah dijangkau oleh seluruh masyarakat.
Pasalnya, puskesmas merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Oleh karena itu, mereka harus memastikan pelayanan yang cepat, ramah, profesional, serta didukung tata kelola yang baik.
Kepala UPT Puskesmas semestinya menjadi penggerak upaya promotif dan preventif, memperkuat program kesehatan masyarakat, mendukung percepatan penurunan stunting, meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak, serta mewujudkan masyarakat TTU yang sehat, mandiri, dan produktif.
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut dilaksanakan dengan satu komitmen besar, yaitu mempercepat terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, akuntabel, dan berkemampuan. Para pejabat dilantik harus menjadi penggerak perubahan.
Ia berharap, para pejabat terlantik segera beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru, membangun koordinasi yang kuat, bekerja secara kolaboratif, serta menciptakan budaya kerja yang produktif, disiplin, inovatif, dan berorientasi pada hasil. Mereka dituntut menjunjung tinggi nilai-nilai integritas, transparansi, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.
"Hindari segala bentuk penyimpangan yang dapat merugikan organisasi maupun masyarakat. Jadilah teladan bagi seluruh aparatur di lingkungan kerja masing-masing," ungkapnya. (bbr)