Karhutla di Fakfak Dekati Permukiman, Warga bersama Polisi dan BPBD Gerak Cepat Padamkan Api
Hans Arnold Kapisa June 24, 2026 06:08 PM

TRIBUNPAPUABARAT.COM, FAKFAK – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) meluas hingga mendekati area permukiman warga di Distrik Bomberai, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Rabu (24/6/2026).

Personel Polsek Bomberai bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Fakfak dan Masyarakat Peduli Api (MPA) langsung turun tangan melakukan pemadaman.

Kapolres Fakfak, AKBP Hendriyana, menjelaskan titik api pertama kali terdeteksi sekitar pukul 11.00 WIT di kawasan bendungan Bomberai.

“Personel Polsek Bomberai segera mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan BPBD, pemerintah distrik, serta masyarakat setempat untuk mencegah api meluas,” ujarnya.

Menurut Hendriyana, kondisi suhu udara yang tinggi disertai tiupan angin kencang sempat membuat api merambat mengikuti jalur irigasi hingga mendekati belakang Asrama Polsek Bomberai.

Baca juga: Bomberai Dalam Bayang-bayang Ancaman Karhutla, Ini Peran Polisi Tingkatkan Kesiapsiagaan Warga Lokal

Menyikapi hal itu, BPBD Fakfak menyiagakan dua unit mobil tangki air yang didukung personel Polsek dan warga untuk melakukan pemadaman di titik rawan.

“Berkat sinergi seluruh pihak, api yang sempat mendekati asrama dan permukiman berhasil dikendalikan,” tambahnya.

Petugas gabungan kemudian melakukan pendinginan serta penyiraman lahan gambut yang masih mengeluarkan asap guna mencegah munculnya titik api baru.

Pada sore hari, api kembali menjalar ke arah kawasan Penginapan De Colonel.

Tim gabungan segera melakukan langkah antisipasi sehingga kebakaran tidak meluas ke area berpotensi terdampak.

Baca juga: Berikut Penjelasan BMKG Torea Terkait Fenomena El Nino di Fakfak

Kapolsek Bomberai, IPTU Aldin La Adi, mengapresiasi kerja sama semua pihak dalam penanganan Karhutla.

“Sinergi antara Polri, BPBD, dan masyarakat menjadi kunci utama. Respons cepat membuat api dapat dikendalikan sehingga tidak menimbulkan dampak lebih luas,” katanya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau dengan tidak membuka lahan menggunakan api, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta segera melaporkan jika menemukan titik api di lingkungan sekitar.

Polres Fakfak menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah, BPBD, dan masyarakat dalam upaya pencegahan serta penanggulangan Karhutla.

“Tujuannya menjaga keselamatan warga dan kelestarian lingkungan di Kabupaten Fakfak,” tegas Kapolres Hendriyana.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.