Ada Festival Heritage di Depok Lama Akhir Pekan Ini, Jalan Pemuda Ditutup, Catat Waktunya
Hironimus Rama June 24, 2026 07:15 PM

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, SAWANGAN – Kabar gembira bagi warga Kota Depok yang ingin mencari agenda menarik untuk akhir pekan ini.

Pemerintah Kota (Pemkot) Depok berkolaborasi dengan Yayasan Lembaga Cornelis Chastelein (YLCC) siap menggelar acara budaya berskala besar yang perdana diadakan, yakni Festival Heritage Depok Lama.

Acara ini dijadwalkan berlangsung pada hari Sabtu dan Minggu, 27–28 Juni 2026 di kawasan ikonik Jalan Pemuda, Kecamatan Pancoran Mas.

Baca juga: Intip Keseruan Festival Depok Heritage 2026, Ada Parade Budaya hingga Koplo Disko

Namun, bagi para pengguna jalan diimbau untuk mengantisipasi rute perjalanan mereka karena sebagian ruas Jalan Pemuda akan ditutup sementara.

Semarak Budaya dan Parade 12 Fam Kaum Depok

Festival perdana ini dirancang tidak hanya sebagai sarana hiburan akhir pekan, tetapi juga menjadi wadah strategis untuk merayakan dan mengenalkan kembali kekayaan sejarah di kawasan Depok Lama.

Wali Kota Depok, Supian Suri, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk datang dan meramaikan festival ini.

Pengunjung akan dimanjakan dengan ragam acara yang jarang ditemui, mulai dari pertunjukan seni, pelestarian sejarah, hingga parade komunitas adat setempat.

"Banyak acara yang akan kita hadirkan di sana. Dari mulai festival budaya, peresmian Museum Mini YLCC (Yayasan Cornelis Chastelein), kemudian juga ada parade 12 Fam Kaum Depok," lanjutnya.

Tidak ketinggalan, estetika kota dan pesona kuliner masa lalu akan kembali dihidupkan untuk menarik minat generasi muda.

"Ada mural, ada pentas seni, ada makanan-makanan khas Kaum Depok yang juga menjadi bagian tidak terpisahkan dari heritage kawasan Depok Lama," tambah orang nomor satu di Depok tersebut.

Supian mengajak warga Kota Depok untuk berpartisipasi memeriahkan festival budaya ini.

"Jadi buat warga Depok, yuk kita bersemangat melestarikan budaya, mencintai budaya, dan melestarikan heritage yang ada di Kota Depok. Ditambah juga kita bersilaturahim dan merasakan kuliner-kuliner yang mungkin selama ini belum dirasakan oleh warga Depok," ungkapnya.

"Siap kita datang ke sana, siap kita buka acaranya, dan siap kita bergembira bersama warga Depok. Terima kasih," pungkasnya.

Titik Penutupan Jalan Pemuda dan Rute Alternatif

Demi kelancaran agenda besar tersebut, Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporyata) Kota Depok telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas.

Kepala Disporyata Kota Depok, Eko Herwiyanto, menjelaskan bahwa penutupan akan dimulai sejak H-1 untuk keperluan persiapan teknis panitia.

"Sebagai informasi untuk warga Kota Depok, khususnya pada Jumat tanggal 26 Juni mulai pukul 21.00 WIB, akan ada penutupan sebagian ruas Jalan Pemuda," ujar Eko.

Ia menambahkan, penutupan Jalan Pemuda ini tidak bersifat total dan radiusnya relatif pendek, yakni hanya berkisar 150 meter.

Titik pengalihan arus tepat berada di rentang setelah Jalan Mawar sampai dengan depan SMP Kasih.

​Jalur ikonik di kawasan Depok Lama ini dijadwalkan akan steril selama satu hari penuh dan baru akan dibuka kembali pada Sabtu, 27 Juni pukul 22.00 WIB.

​"Insyaallah setelah acara selesai malam itu, lokasi akan langsung kita bersihkan dan akses jalan segera dibuka kembali untuk umum," terangnya.

Bagi warga lokal maupun pengendara yang datang dari arah Jalan Kartini atau Jalan Siliwangi, pihak Disporyata telah menyiapkan sejumlah rute alternatif yang bisa dilalui yaitu melalui Jalan Mawar, Jalan Belimbing dan Simpang Tugu Jam Jalan Margonda

"Jalan alternatif di sekitar lokasi cukup banyak, terutama bagi warga setempat yang sudah familiar dengan jalur di sana," katanya.

Eko Herwiyanto turut menyampaikan permohonan maaf kepada para pengguna jalan yang merasa terganggu dengan pengalihan arus ini.

"Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila kenyamanan berkendara masyarakat sedikit terganggu selama festival ini berlangsung," tutup Eko.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.