WARTAKOTALIVE.COM - Teman sekaligus mantan atasan pelaku penyekapan wanita di Bandung Dadang Ahyar Ismail mengungkapkan pola hubungan korban dengan pelaku.
Dadang dan Taufik saling mengenal karena sempat satu tempat kerja di tahun 2023 hingga 2024.
Ketika Dadang merupakan atasan Taufik di sebuah perusahaan swasta di Bandung.
Selama berkawan dengan Taufik, Dadang tidak pernah bertemu dengan korban yakni YTR. Namun dirinya cukup banyak menerima cerita soal hubungan pelaku dan korban.
Dadang menjelaskan bahwa sedari awal, hubungan korban dan pelaku memang sudah tidak sehat.
Dadang mengetahui hubungan pelaku Taufik Hidayat dengan korban YTR sejak tahun 2023.
Tahun tersebut merupakan tahun di mana keluarga menyatakan bahwa YTR telah menghilang.
Kepada Dadang, Taufik mengaku memacari wanita yang bekerja di Kota Bandung.
Taufik mengungkapkan bahwa hubungannya dengan perempuan tersebut sempat tidak baik.
Salah satunya terkait rasa cemburu yang muncul karena adanya pria lain.
Taufik pun saat itu mengakui bahwa dirinya telah tinggal satu atap dengan YTR.
"Menurut pengakuan Taufik Hidayat, hubungan dengan perempuan itu sempat tidak baik. Kata Taufik Hidayat, perempuan itu sempat berhubungan dengan laki-laki lain, di situ akhirnya Taufik Hidayat cemburu. Akhirnya mereka ngontrak bareng," katanya seperti dimuat TribunJabar.
Meskipun mengetahui Taufik Hidayat dengan sosok perempuan tersebut tinggal bersama, Dadang saat itu menanyakan dimana mereka tinggal.
Sebab saat itu tidak ada kecurigaan atau kejanggalan terkait penganiayaan.
Kepada Dadang, Taufik mengaku bahwa YTR tergila-gila dengannya. Bahkan menurut pengakuan Taufik kepada Dadang, YTR hingga pasang tato di tangan dan dada.
"Kata pengakuan Taufik Hidayat, yang minta ngontrak bareng itu perempuannya. Bahkan saking ingin bersama dengan Taufik Hidayat, perempuan itu sampai pasang tato. Katanya di tangan dan bahkan di dada," ucapnya.
Selain itu, Dadang juga menceritakan bahwa Taufik Hidayat sempat mengungkapkan bahwa sosok perempuan itu memiliki gangguan yang cukup serius pada penglihatan di matanya hingga akhirnya tidak lagi bekerja.
"Perempuan itu kata Taufik Hidayat minusnya besar. Jadi pengelihatannya kurang jelas, sehingga berhenti kerja. Akhirnya ngontrak berdua. Dan saat ngontrak itu, kata Taufik Hidayat, dia yang mencari nafkah," ujarnya.
Tidak sampai disitu, dalam satu momen, Taufik Hidayat juga sempat bercerita kepada Dadang, kalau Taufik Hidayat sudah menikah siri dengan sosok perempuan itu.
Hingga pada akhirnya tinggal bersama tidak menjadi masalah.
"Waktu itu juga sempat ditanya, sama yang lain, apakah sudah menikah atau belum."
"Kata dia sudah menikah siri bayar Rp300 ribu. Tapi katanya surat-surat atau dokumen nikah sirihnya itu ada di Garut," katanya.
Baca juga: Taufik Hidayat Sembunyikan YTR Pakai Helm Saat Pertama Kali Sewa Kontrakan
Namun terlepas dari itu semua, Dadang mengaku tidak mengetahui sejauh mana kebenaran cerita tersebut.
Pasalnya, semua informasi yang diterimanya tersebut hanya curhatan dan perbincangan dari Taufik Hidayat saja.
Sebelumnya seorang wanita disekap kekasihnya di kosan di kawasan Bandung, Jawa Barat hingga babak belur dan buta.
Wanita inisial YTR itu ditemukan babak belur di sebuah Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung usai diantarkan seorang pria yang diduga kekasihnya.
Usut punya usut, YTR merupakan wanita yang dinyatakan hilang selama tiga tahun oleh keluarganya.
Keluarga YTR awalnya mengira korban bekerja di Jakarta hingga akhirnya hilang kontak.
Namun korban ternyata disekap oleh kasihnya bernama Taufik Hidayat di sebuah kosan selama tiga tahun lamanya.
Pertemuan korban dan pelaku bermula pada 2023 saat di acara konser musik.
Saat itu, korban YTR yang bekerja di kawasan Pasteur, Kota Bandung, menonton sebuah konser musik dan bertemu Taufik Hidayat.
Korban juga sempat memperkenalkan Taufik Hidayat kepada keluarganya di Rancaekek Kabupaten Bandung.
Namun kemudian korban menghilang. Keluarga sempat menghubungi korban melalui sambungan telepon namun korban seperti sengaja menghindar dari keluarga.
Bahkan keluarga sempat dibentak saat memviralkan korban yang sempat dikira keluarga menghilang.
Hingga akhirnya keluarga mendapatkan kabar korban ditemukan di UGD RSHS Bandung.
Saat di rumah sakit, korban dalam keadaan mengenaskan di mana wajahnya babak belur hingga matanya buta.
Keluarga pun langsung melaporkan kekasih korban Taufik Hidayat ke pihak Kepolisian.
Pihak Kepolisian sempat mengendus keberadaan pelaku namun Taufik Hidayat berhasil kabur saat hendak ditangkap Polisi.
Polisi sendiri kesulitan menangkap pelaku karena Taufik Hidayat kerap berpindah-pindah.
(Wartakotalive.com/DES/TribunJabar)